Dekan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya Lantik Ketua SEMA dan BPM Baru, Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

Reporter : Redaksi
Momen foto bersama seusai pelantikan Ketua Senat dan Ketua BPM Fakultas Hukum Universitas Jayabaya. (Istimewa)

Jakarta, MEMANGGIL.CO - Fakultas Hukum Universitas Jayabaya resmi melantik Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) dan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) periode terbaru dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat pada Jumat, 24 Juli 2026.

Pelantikan tersebut menjadi momentum regenerasi kepemimpinan organisasi kemahasiswaan sekaligus penegasan komitmen kampus dalam mencetak mahasiswa yang unggul, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Ngopi Bersama Media, Kapolresta Tuban: Daerah Tak Kondusif, Pembangunan Bisa Tertunda

Prosesi pelantikan dihadiri pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Suasana berlangsung penuh semangat, menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan memperkuat budaya organisasi di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya.

Ketua SEMA Fakultas Hukum Universitas Jayabaya yang baru dilantik, Malik Dinar, menegaskan bahwa kepengurusannya akan membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh mahasiswa untuk terlibat aktif dalam setiap program organisasi.

"SEMA ke depan akan merangkul seluruh mahasiswa untuk ikut terlibat dalam setiap kegiatan serta membangun kolaborasi yang erat dengan seluruh civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Jayabaya," ujar Malik.

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan harus menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh mahasiswa untuk mengembangkan potensi, melahirkan gagasan, serta memperkuat solidaritas antarmahasiswa.

Sementara itu, Ketua BPM Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Ratu Rahmadani Fadhilah, menekankan pentingnya menghadirkan organisasi yang mampu menjadi teladan, baik dalam prestasi akademik maupun aktivitas kemahasiswaan.

"BPM harus memberikan keteladanan kepada mahasiswa agar mampu sukses secara akademis sekaligus sukses sebagai aktivis. Setiap program kerja yang dijalankan juga harus memberikan dampak positif, baik bagi mahasiswa maupun kelembagaan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya," tegasnya.

Ia berharap BPM tidak hanya menjalankan fungsi representasi mahasiswa, tetapi juga menjadi mitra strategis fakultas dalam mendorong lahirnya berbagai program yang memberikan manfaat luas.

Pesan kepada kepengurusan baru juga disampaikan Ketua BPM demisioner, Carrisa Aprillia. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak boleh mengorbankan prestasi akademik.

Baca juga: Finalis Duta Pariwisata Tuban Belajar Dunia Industri, PLN NP Tanjung Awar-Awar Kenalkan Energi Berkelanjutan

"Ke depan setiap aktivitas harus mampu menghadirkan kesuksesan, baik dalam bidang akademik maupun organisasi," ujarnya.

Hal senada disampaikan Penjabat Ketua SEMA, Michella Filladelfia P. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa semangat baru bagi organisasi mahasiswa.

"Kepengurusan yang baru dilantik harus lebih baik ke depan dan mampu membawa Fakultas Hukum Universitas Jayabaya semakin maju serta menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru," katanya.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Dr. Kristiawanto, mengingatkan bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan ruang pembelajaran kepemimpinan yang tidak kalah penting dibandingkan proses belajar di ruang kuliah.

Ia mengajak seluruh pengurus baru membangun sinergi dengan seluruh civitas akademika agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata.

Baca juga: Gerakan Peduli Kampus, Fakultas Hukum Universitas Jayabaya Ajak Seluruh Civitas Akademika Rawat Lingkungan

"Bangun kolaborasi secara baik dengan seluruh civitas akademika. Torehkan prestasi sebagai mahasiswa yang sukses secara akademik maupun organisasi," pesannya.

Dr. Kristiawanto juga menekankan bahwa setiap kegiatan SEMA dan BPM harus melibatkan seluruh mahasiswa tanpa terkecuali. Menurutnya, organisasi mahasiswa harus mampu menjadi wadah yang inklusif serta menghadirkan dampak positif, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

"Pastikan setiap kegiatan SEMA maupun BPM melibatkan seluruh mahasiswa dan memberikan dampak positif, baik secara internal kampus maupun eksternal di masyarakat. Hal tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jadilah obor perubahan di masa depan dan ukirlah sejarah melalui organisasi kemahasiswaan," tegasnya.

Pelantikan tersebut menjadi awal perjalanan kepengurusan baru dalam mengemban amanah organisasi. Fakultas Hukum Universitas Jayabaya berharap regenerasi kepemimpinan ini mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, serta kepedulian terhadap masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, kepengurusan SEMA dan BPM yang baru diharapkan mampu menghadirkan berbagai program inovatif yang mendukung terciptanya budaya akademik yang unggul, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru