STKIP Muhammadiyah Blora Berhasil Mendapatkan Predikat BEST IDEA dalam Kegiatan International Community Service

Reporter : Nur Laili Khoirunnisa
Best Idea Award.

MEMANGGIL.CO - STKIP Muhammadiyah Blora Kembali menorehkan prestasinya. Kali ini Anna Mariyani Dosen sekaligus ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) STKIP Muhammadiyah Blora  mendapatkan penghargaan dalam ajang International Community Service yang diselenggarakan oleh Changemaker Youth Social Action (CAUTION) Batch #3. Penghargaan yang diraih berupa predikat Best Idea yang dihelat Di Kuala Lumpur, Malaysia pada (31/7/2026).

Changemaker Youth Social Action (CAUTION) merupakan program pengembangan kepemudaan berskala internasional yang diselenggarakan oleh Changemaker Indonesia. Program ini dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, memperluas jejaring, meningkatkan kepedulian sosial, serta terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

International Community Service merupakan salah satu bentuk perwujudan pengembangan kemampuan kepemimpinan, meningkatkan kepedulian social sekaligus untuk memperluas jejaring. Sesi ini merupakan hari terakhir rangkaian program CAUTION Batch #3 yang dilaksanakan selama 4 hari.

Pada sesi ini peserta akan mengikuti Focus Group Discussion (FGD) untuk mempersiapkan presentasi terkait tema yang diberikan oleh panitia. Kemudian setiap peserta dapat mempresentasikan hasilnya didepan para pakar yang ahli pada bidangnya. Para juri memberikan penilaian untuk kemudian dikalkulasikan yang menentukan nominasi yan akan dianugrahkan kepada para peserta terbaik.

Pada kesempatan yang diberikan Anna Mariyani menyampaikan aspek Sustainable Development Goals (SDGs) dengan aspek tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) Indonesia. Diantaranya adalah SDGs Indonesia nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs Indonesia nomor 3 tentang Kehidupan sehat dan Sejahtera.

Sanggar Bimbingan Sungai Buloh merupakan Ruang belajar non- formal di perkotaan (bandar) seperti di Semenanjung Malaysia bagi anak migran yang berstatus rentan atau tanpa dokuemn (undocumented).  Sebagai salah satu bentuk layanan Pendidikan oleh Pemerintah Indonesai dalam mewujudkan SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas).

“Saya menerapkan prinsip education for all dari UNESCO, sehingga tidak ada pengecualian bagi semua rakyat Indonesia dimanapun berada untuk mendapatkan pendidikan” ujar Anna

Maka pemerintah dapat melakukan langkah – langkah kongkrit berupa peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan dengan melakukan pelatihan kurikulum Indonesia terbaru, pemberian dukungan fasilitas seperti pemberian buku ataupun bantuan tempat belajar atau kelas yang memadai, pemberian beasiswa bagi peserta sanggar maupun alumni sanggar bimbingan.

SDGs Indonesia nomor 3 yang berfokus dalam bidang Pendidikan dan kesejahteraan untuk semua usia yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan global. Sehingga tidak ada kelompok umur yang tertinggal. No One Left Behind.

Pemerintah Indonesia dapat melakukan langkah – langkah konkrit  berupa pemberian fasilitas kenyamanan berupa korden supaya privasi antar pasien dapat terjaga, serta bnatuan pelyanan medis seperti cek Kesehatan gratis rutin, dan aktivitas senam bersama mingguan.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru