Surabaya, MEMANGGIL.CO – Festival film internasional kembali menyapa Surabaya. Dynamic Cinema Festival (DCF) 2026 yang digelar Program Studi Sarjana Terapan Produksi Film dan Televisi (PFTV) Universitas Dinamika (Undika) Surabaya mencatat 317 karya film masuk dari 24 negara.
Pendaftaran ditutup 25 Agustus lalu. Karya yang masuk tidak hanya dari Indonesia, tapi juga dari Italia, Prancis, Spanyol, India, Jepang, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, China, Amerika Serikat, Turki, Iran, Brasil, Meksiko, Argentina, Portugal, Kroasia, Kirgistan, Srilanka, Angola, hingga Burkina Faso.
Festival Director DCF Ilham Satria, menyebut jumlah itu sinyal positif. Menurutnya, DCF menjadi ruang yang dibutuhkan sineas untuk berekspresi.
“Animo masyarakat sebanyak 317 karya dari 24 negara adalah bukti bahwa para sineas butuh ruang yang tepat untuk mengekspresikan karya-karyanya. DCF adalah salah satu dari ruang itu,” ujarnya, Senin (31/08/2026).
Tahun ini DCF mengusung tema "Reflexion". Tema itu jadi wadah mempertemukan refleksi dan ekspresi lewat karya film.
“Alhamdulillah, implementasi tema ini benar-benar sesuai harapan karena refleksi masyarakat internasional benar-benar diekspresikan dalam ruang DCF,” kata Ilham.
Ada 4 kategori yang dilombakan, yakni Best Short Film, Best Cinematography, Best Artistic, dan Best Student Short Film. Pemenang akan mendapat piala, sertifikat, dan uang tunai.
Yang paling mencuri perhatian adalah hadiah untuk Best Student Short Film. Pemenangnya berhak mendapat bebas biaya pendidikan 4 tahun di Prodi Film dan Televisi Universitas Dinamika.
“Untuk kategori Best Student Short Film, akan ada tambahan bebas biaya pendidikan selama empat tahun di Program Studi Film dan Televisi Universitas Dinamika,” jelas Ilham.
Dekan FDIK Undika sekaligus Founder DCF Muhammad Bahruddin, menyambut baik perkembangan DCF. Dari 119 karya di tahun pertama 2022, kini melonjak jadi 317 karya.
"Lompatan ini bukan hanya pada jumlah karya, tetapi juga pada keberagaman negara peserta,” ujarnya.
Bahruddin yang juga pengurus pusat Asosiasi Pengkaji Film Indonesia (Kafein) berharap DCF tidak hanya jadi kompetisi, tapi ikut menguatkan ekosistem perfilman Indonesia.
Pengumuman film yang lolos official selection dijadwalkan 10 September 2026. Puncak acara DCF akan digelar 23 Oktober 2026 di BG Junction Surabaya.
Editor : B. Wibowo