Blora, MEMANGGIL.CO - Kebakaran hebat melanda peternakan ayam milik Djarjono (72) di Dukuh Ngronggah, Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Selasa (8/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan dua bangunan kandang beserta puluhan ribu ayam dan berbagai peralatan peternakan.
TRC BPBD Blora bersama Damkar Satpol PP Blora diterjunkan setelah menerima laporan. Petugas berjibaku melakukan pemadaman dan menyuplai air untuk mendukung armada pemadam di lokasi.
"Pemadaman berjalan dengan lancar dan aman," kata TRC BPBD Blora Agung Triyono melalui keterangan tertulisnya, Rabu (9/9/2026).
Menurut Agung, penanganan tidak hanya dilakukan dengan pemadaman api. Tim juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan dan tindak lanjut setelah kejadian.
"Koordinasi dengan pihak terkait untuk rencana tindak lanjut," ujar Agung.
Data sementara menunjukkan sekitar 30.000 ekor ayam berusia satu minggu terdampak kebakaran. Dua kandang yang terbakar masing-masing berukuran 54 meter x 12 meter dan 38 meter x 12 meter.
Sejumlah fasilitas peternakan juga ikut terbakar. Barang-barang tersebut antara lain 20 blower, empat diesel, satu kulkas, 600 tempat pakan ayam dan 100 karung pakan.
Selain itu, dua pemanas, satu springbed, satu televisi, enam CCTV, satu jet pump, 15 unit Sanyo, tiga toren serta satu genset juga ikut terdampak.
Total kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp1,8 miliar. Meski kebakaran mengakibatkan kerusakan besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Setelah api berhasil dipadamkan, polisi bersama perangkat Desa Sempu melakukan pemeriksaan di lokasi. Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengetahui kronologi sekaligus penyebab kebakaran.
Dugaan awal menunjukkan api berasal dari Kandang II bagian selatan. Petugas menduga kebakaran dipicu korsleting listrik pada dinamo blower.
Namun, dugaan tersebut masih bersifat sementara. Penyebab pasti kebakaran masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.
Penanganan melibatkan TRC BPBD Blora, Damkar Satpol PP Blora, Damkar Satpol PP Pos Ngawen, Batalyon TP 453, Polsek Kunduran, Koramil Kunduran, Kasi Trantib Kecamatan Kunduran, Tagana, PMI, Kamboja Rescue serta warga.
Besarnya kerugian membuat kebakaran tersebut menjadi perhatian serius. Selain kehilangan puluhan ribu ayam, pemilik juga harus menghadapi kerusakan bangunan serta berbagai perangkat utama peternakan.
Petugas memastikan kondisi lokasi sudah aman setelah proses pemadaman selesai. Pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan sumber api dan penyebab kebakaran.
Editor : Redaksi