3.160 Maba Untag Surabaya Kenal Jaranan Buto Banyuwangi di Puncak PKKMB 2026

Reporter : Saputra
Kesenian tradisional Jaranan Buto dari Banyuwangi dalam puncak rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Untag Surabaya. (Saputra/ Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Sebanyak 3.160 mahasiswa baru Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya diperkenalkan dengan seni tradisional Jaranan Buto dari Banyuwangi dalam puncak rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Kamis (10/09/2026).

Penampilan kesenian itu menjadi bagian dari acara inaugurasi, selain kegiatan akademik dan pengenalan kampus.

Rektor Untag Surabaya Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T. mengatakan, Jaranan Buto sengaja dihadirkan agar mahasiswa mengenal budaya bangsa secara langsung.

"Kami ingin mengenalkan kepada anak-anak kita, mahasiswa kita, yang mungkin belum mengenal seni tradisional Jaranan Buto. Ini juga untuk menambah semangat mereka dalam menginternalisasi dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan," katanya.

Harjo menegaskan pelestarian budaya di Untag bukan hanya slogan. Kampus berkomitmen menampilkannya secara nyata setiap tahun.

*"Tahun ini, budaya yang kami tampilkan adalah Jaranan Buto. Jadi, kami tidak hanya sekadar slogan bahwa kita harus melestarikan budaya, tetapi ini merupakan bukti konkret. Dalam bahasa Jawa, kita nanggap, yang artinya ikut melestarikan,"* tegasnya.

Menurutnya, masih banyak generasi muda yang belum mengenal Jaranan Buto. Karena itu kesenian khas Banyuwangi ini dipilih untuk memperkenalkan kekayaan daerah kepada mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Sebelumnya, Untag juga sudah menampilkan wayang dan kesenian tradisional lain dalam kegiatan kampus. 

"Ini sebagai identitas Untag. Pesan yang ingin kita tekankan kepada masyarakat maupun mahasiswa adalah bahwa ini merupakan komitmen Untag Surabaya untuk ikut melestarikan budaya bangsa," ujarnya.

Harjo menambahkan, tahun depan jenis kesenian yang ditampilkan akan berganti lagi. 

"Insyaallah, tahun depan berganti lagi, tahun berikutnya berganti lagi. Insyaallah kami berkomitmen untuk konsisten melestarikan budaya nasional," pungkasnya.

Editor : B. Wibowo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru