Rembang, MEMANGGIL.CO - Pemkab Rembang menetapkan 106 mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Prestasi Pendidikan Tinggi 2026. Program tersebut tidak hanya menyasar mahasiswa berprestasi, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan jumlah sarjana di desa-desa yang masih memiliki lulusan perguruan tinggi rendah.
Penetapan penerima beasiswa ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Pemkab Rembang dan mahasiswa penerima di Aula Lantai 4 Kantor Bupati Rembang, Senin (21/9/2026).
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, mengatakan program beasiswa pendidikan tinggi tersebut telah berjalan sejak 2017.
Hingga 2026, tercatat 1.543 orang mendaftar program beasiswa tersebut. Sebanyak 600 mahasiswa telah menerima beasiswa, sementara 284 penerima sudah menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana.
"Jadi Pemerintah Kabupaten Rembang ini telah memberikan beasiswa perguruan tinggi. Sampai dengan saat ini yang lulus juga sudah 284 sarjana," ujar Sholchan.
106 Mahasiswa Lolos Seleksi
Pada seleksi Beasiswa Prestasi Pendidikan Tinggi 2026, sebanyak 236 mahasiswa mengikuti proses pendaftaran. Setelah melalui tahapan seleksi, Pemkab Rembang menetapkan 106 mahasiswa sebagai penerima.
Dari jumlah tersebut, 98 mahasiswa menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN) dan delapan mahasiswa berkuliah di perguruan tinggi swasta (PTS).
Penerima beasiswa tersebar di sejumlah perguruan tinggi. Di antaranya Universitas Terbuka, Universitas Negeri Semarang, UIN Sunan Kudus, Universitas Diponegoro PSDKU Rembang, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Indonesia.
Sementara itu, penerima dari perguruan tinggi swasta tersebar di STAI Al Anwar Sarang, STAI Al Hidayat Lasem, Universitas YPPI Rembang, STAI Al Kamal Sarang, dan STAINU Rembang.
11 Desa Jadi Prioritas
Selain memberikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi, Pemkab Rembang memasukkan aspek pemerataan sebagai bagian dari program beasiswa 2026.
Sebanyak 11 desa ditetapkan sebagai desa prioritas karena memiliki jumlah sarjana paling rendah. Setiap desa ditargetkan mendapatkan dua penerima beasiswa.
Namun, dari 11 desa tersebut, baru delapan desa yang memiliki pendaftar. Total terdapat 14 pendaftar dari delapan desa prioritas.
Delapan desa tersebut meliputi Desa Kajar, Kecamatan Gunem, dengan dua pendaftar; Desa Ngasinan, Kecamatan Kragan, dua pendaftar; Desa Criwik, Kecamatan Pancur, dua pendaftar; Desa Banyuurip, Kecamatan Pancur, satu pendaftar; Desa Pakis, Kecamatan Sale, dua pendaftar; Desa Gilis, Kecamatan Sarang, satu pendaftar; Desa Logung, Kecamatan Sumber, dua pendaftar; serta Desa Bogorejo, Kecamatan Sumber, dua pendaftar.
"Kenapa kita pilih desa prioritas? Apa kriteria desa prioritas? Adalah 11 desa terendah yang memiliki sarjana," jelas Sholchan.
Sementara tiga desa prioritas belum memiliki pendaftar. Ketiganya yakni Desa Ngargomulyo, Kecamatan Lasem; Desa Blimbing, Kecamatan Sluke; dan Desa Baturno, Kecamatan Sarang.
Pemkab Rembang berharap skema tersebut dapat mendorong peningkatan jumlah lulusan perguruan tinggi di desa-desa yang selama ini memiliki jumlah sarjana relatif rendah.
Bupati Rembang Harno mengatakan pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Dukungan tersebut diberikan secara berkelanjutan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.
"Jadi kebutuhan wajib berikutnya adalah pendidikan. Pendidikan juga merambah ke semuanya," kata Harno.
Menurut Harno, beasiswa pendidikan tinggi bukan hanya bentuk dukungan pemerintah kepada mahasiswa. Program tersebut juga menjadi kesempatan bagi penerima untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memberikan kontribusi bagi daerah.
Ia meminta para penerima beasiswa menjaga kepercayaan yang diberikan pemerintah dan memanfaatkannya untuk meraih prestasi.
"Jadikanlah kesempatan ini sebagai amanah, bukan sekadar penghargaan. Tunjukkanlah bahwa kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada saudara-saudara dapat saudara jawab dengan prestasi dan karya terbaik," tandasnya.
Editor : Redaksi