Tuban, MEMANGGIL.CO – Tak pernah terbayangkan oleh Sri Yanto (52), petani asal Desa Mrutuk, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, dirinya mendapat panggilan dari anggota kepolisian.
Awalnya, ia sempat merasa kaget sekaligus khawatir. Sebab, selama ini dirinya merasa tidak pernah melakukan kejahatan maupun berurusan dengan persoalan hukum.
Baca juga: Hemat Devisa Negara, RSUD dr Soetomo Buka Layanan Stem Cell Akhir Tahun 2026
Namun, perasaan itu seketika berubah menjadi kebahagiaan. Bukan karena persoalan hukum, melainkan karena sepeda motor kesayangannya yang sempat hilang dicuri akhirnya ditemukan oleh anggota Polresta Tuban.
Dengan langkah sedikit ragu, Sri Yanto memasuki Gedung Sanika Satyawada Polresta Tuban, Sabtu (31/10/2026).
Mengenakan sandal yang biasa digunakan untuk beraktivitas di sawah, ia tampak canggung berada di lingkungan yang jauh dari kesehariannya sebagai petani.
Senyumnya langsung mengembang ketika melihat sepeda motor Honda Revo bernopol S 6042 BU miliknya terparkir di hadapannya. Rasa lega dan bahagia tak bisa disembunyikan.
Kendaraan yang selama ini menjadi teman setianya bekerja di sawah akhirnya kembali ke tangannya.
"Senang motor saya bisa ketemu, dan bisa dipakai ke sawah lagi," katanya sambil memandangi sepeda motor tersebut.
Sri Yanto menceritakan, motor itu sebelumnya diparkir di halaman rumah. Pada malam hari, kendaraan tersebut masih terlihat berada di tempat semula.
Namun, setelah menunaikan salat Subuh, ia terkejut karena motornya sudah tidak ada.
Padahal, saat itu ia berencana berangkat ke sawah untuk menjalankan aktivitas pertanian seperti biasanya.
"Habis salat motor hilang, saat itu mau pergi ke sawah," kenangnya.
Bagi Sri Yanto, kehilangan sepeda motor bukan sekadar kehilangan alat transportasi. Kendaraan tersebut menjadi penunjang utama pekerjaannya sehari-hari.
Baca juga: Lulus Kuliah Langsung Ekspor, Mahasiswa UC Surabaya Bawa Kopi Petani Lokal ke Italia
Selain untuk pergi ke sawah, motor itu biasa digunakan mengangkut kotoran sapi kering sebagai pupuk kandang, serta mencari dan membawa rumput maupun damen atau jerami padi kering untuk pakan ternak.
Karena itu, ditemukannya kembali sepeda motor tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri. Terlebih, ia bisa mengambil kendaraannya tanpa dipungut biaya.
"Motor bisa saya pakai lagi ke sawah. Ini ambil motor gratis, tidak ada biaya," ungkapnya.
Di balik kebahagiaan Sri Yanto, polisi mengungkap bahwa pencurian kendaraan bermotor tersebut diduga dilakukan oleh seorang pemuda berinisial SAK (18), warga Kecamatan Widang.
Wakapolresta Tuban AKBP Windy Syafutra mengatakan, pelaku diketahui merupakan residivis kasus pencurian kotak amal.
"Pelaku merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan," jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku nekat melakukan pencurian karena membutuhkan uang dan tidak memiliki pekerjaan. Polisi juga masih mengembangkan kasus tersebut lantaran diduga terdapat sejumlah lokasi kejadian lainnya.
Baca juga: Gotong Royong Tanam 800 Pohon Cemara, Wakapolresta Tuban: Sedekah Oksigen untuk Generasi Mendatang
Pada kesempatan itu, AKBP Windy Syafutra mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor.
"Warga diminta memastikan kendaraan diparkir di tempat aman dan mudah terpantau," jelasnya.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak meninggalkan kunci kontak pada kendaraan serta menggunakan kunci pengaman tambahan guna meminimalkan risiko pencurian.
"Apabila memungkinkan, pemasangan CCTV juga dapat menjadi langkah pencegahan dan membantu kepolisian dalam mengungkap tindak pidana," imbaunya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila mengetahui aktivitas mencurigakan maupun menjadi korban tindak kejahatan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Kepolisian 110 yang bisa diakses secara gratis selama 24 jam.
"Kami berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Apabila ada hal mencurigakan, jangan ragu untuk segera melapor kepada kepolisian," pungkasnya.
Editor : Abdul Rohman