Surabaya, MEMANGGIL.CO - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menggenjot peningkatan layanan kesehatan unggulan. Salah satunya layanan stem cell atau sel punca di RSUD dr Soetomo yang ditargetkan buka akhir tahun 2026.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, layanan ini menjadi strategi untuk menghemat devisa negara dan menekan angka masyarakat yang berobat ke luar negeri.
"Saya sudah ke sentra stem cell yang ada di Jawa Tengah. Dan ketika kita misi dagang akhir bulan lalu, dari Saudi ada yang tertarik dan timnya sudah turun untuk menyiapkan beberapa peralatan lab yang dibutuhkan jikalau nanti stem cell di sini izinnya sudah turun," jelas Khofifah, Sabtu (31/10/2026).
Menurut Khofifah, dengan laboratorium yang mumpuni dan tenaga medis yang kompeten, kepercayaan masyarakat untuk berobat di dalam negeri akan meningkat.
"Jadi apa yang menjadikan banyak orang mungkin cukup confident kalau di luar negeri, saatnya mereka juga confident di dalam negeri. Kalau sekarang lab-nya juga mumpuni, ini menjadi salah satu substitusi layanan untuk menghemat devisa kita," terangnya.
Khofifah juga menyoroti capaian RSUD dr Soetomo yang berhasil hat trick menerima sertifikat akreditasi Joint Commission International (JCI) dan menjadi satu-satunya RSUD di Indonesia yang meraihnya.
"Tentu capaian kualitatif seperti ini harus dijaga dan terus ditingkatkan. Harapannya kita bisa menghemat devisa dengan memberikan substitusi layanan di sini," ujarnya.
Sementara itu, Dirut RSUD dr Soetomo Prof. Cita Rosita Sigit Prakoeswa mengatakan, pihaknya tengah berproses mengajukan izin resmi agar layanan stem cell bisa diakses masyarakat umum. Saat ini layanan tersebut masih berbasis riset.
"Jadi kami sudah berproses dan saat ini baru beberapa minggu yang lalu sedang dilakukan verifikasi lapangan oleh Kementerian Kesehatan untuk izin pelayanan stem cell, dan dari BPOM untuk CPOB. Ke depan kalau izin ini keluar, maka kita bisa langsung melayani," kata Prof Cita.
Ia optimistis izin akan segera turun setelah verifikasi lapangan, dengan beberapa catatan minor yang harus dipenuhi.
"Semoga dalam waktu dekat ini. Semoga tahun ini benar-benar bisa mandiri. Iya, insyaAllah (akhir tahun ini)," pungkasnya.