1 Pekerja Tewas, Pengawas Ketenagakerjaan Dalami Kecelakaan Kerja di Semen Indonesia Tuban

author Ma'rifah Nugraha

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas memintai keterangan saksi di lokasi kejadian (Memanggil.co/lst)
Petugas memintai keterangan saksi di lokasi kejadian (Memanggil.co/lst)

MEMANGGIL.CO - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Tuban, tengah memberikan perhatian serius terkait insiden tewasnya Nur Ahmad Fatkhan (30).

Nur Ahmad Fatkhan mengalami kecelakaan kerja di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Pabrik Tuban 4, tepatnya di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

“Kejadian kecelakaan ini sudah di laporkan ke pengawas ketenagakerjaan,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tuban, Suwito, Rabu (21/6/2023).

Menurutnya, selama ini dinas tenaga kerja dan perindustrian Tuban bersama pengawas ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur telah melakukan pembinaan, pengawasan dan monitoring. Termasuk melakukan penilaian dalam pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tuban.

“Kami menghimbau pada seluruh perusahaan untuk mengingatkan dan melakukan pengawasan di lingkungan perusahaan masing-masing. Tujuannya agar pekerja dan karyawannya selalu menerapkan keselamatan kerja sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dalam K3,” tambahnya.

Mantan Camat Grabagan itu menegaskan penerapan K3 di lingkungan kerja sebenarnya untuk melindungi keselamatan bagi pekerja dan karyawannya sendiri. Oleh sebab itu, ia meminta semua pihak yang terlibat di dunia kerja untuk selalu disiplin dalam penerapan prosedur K3.

“Penerapan K3 dalam kerja sebenarnya untuk melindungi keselamatan kerja karyawan itu sendiri. Oleh karena itu, selalu disiplin menggunakan prosedur K3 yang benar dalam bekerja,” tegasnya.

Perusahaan mengabaikan K3?

Atas insiden itu, perusahaan plat merah tersebut mengelak jika kegiatannya mengabaikan pelaksanaan K3. Sebab, pihaknya mengklaim bahwa para pekerja telah menerapkan K3 dan memakai alat pelindung diri (APD) saat melakukan aktivitas di dalam pabrik Semen Indonesia Tuban.

“Sudah menerapkan (K3) dan memakai APD. Pengawasan dan penerapan k3 selalu di lakukan, mulai pintu masuk gerbang pabrik, semua yang memasuki lokasi pabrik wajib memakai APD,” ungkap Senior Manager Of Corporate Communication PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG GHoPO) Tuban, Setiawan Prasetyo.

Perusahaan BUMN itu juga terus berupaya untuk menekan agar tidak terjadi kecelakaan kerja. Salah satu upayanya dengan melalukan sosialisasi dan sidak demi meningkatkan kualitas keselamatan (safety) para pekerja atau karyawan.

“Selalu sosialisasi ke pegawai dalam setiap kesempatan. Sidak ke lokasi kerja, para pimpinan atau vendor selalu diingatkan budaya safety,” terang Setiawan.

Ia pun menyampaikan sejak awal tahun sampai sekarang baru satu korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Harapnya ini menjadi yang terakhir dan tidak ada lagi.

Kronologi kejadian

Pemberitaan sebelumnya, kejadian berdarah itu bermula ketika Nur Ahmad Fatkhan (30), pemuda asal Desa Sugihan, Kecamatan Merakurak, Tuban tengah memperbaiki garpu palletiser di pabrik semen lokasi kejadian, Senin pagi (19/6/2203).

Korban merupakan karyawan mekanik itu bekerja bersama dengan dua orang temannya. Kemudian mereka memukul bearing yang mengganjal besi garpu palletiser dari arah bawah hingga besi menimpa korban.

“Setelah bearing tersebut longgar, tiba-tiba besi garpu palletiser tersebut turun ke bawah dan menimpa korban sehingga korban terjepit dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” tambah IPTU Jamhari, Kasi Humas Polres Tuban.

Lebih lanjut, pekerja mekanik yang meninggal tersebut merupakan karyawan PT Swabina Gatra. Ia meninggal dunia dengan luka serius pada bagian tubuhnya dalam peristiwa tersebut.

Berita Terbaru

Kereta Api Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara, Stasiun Gubeng Tertinggi

Kereta Api Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara, Stasiun Gubeng Tertinggi

Sabtu, 18 Jul 2026 23:24 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 23:24 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan Kereta A…

Anggota Bawaslu Grobogan Dikukuhkan Sebagai Saka Adhyasta Pemilu 

Anggota Bawaslu Grobogan Dikukuhkan Sebagai Saka Adhyasta Pemilu 

Sabtu, 18 Jul 2026 12:06 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:06 WIB

Grobogan, MEMANGGIL.CO – Angtota Bawaslu Grobogan dilantik sebagai Majelis Pembimbing dan Pembina Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu Kwartir Cabang (Kwarcab) G…

Dukung Industri Jatim, PLN UIT JBM Perkuat Sistem Transmisi Kawal RUPTL

Dukung Industri Jatim, PLN UIT JBM Perkuat Sistem Transmisi Kawal RUPTL

Sabtu, 18 Jul 2026 12:05 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:05 WIB

Surabaya.MEMANGGIL.CO  — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) akan mengawal target Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Li…

Akhirnya Korban Tenggelam di Bengawan Solo Cepu Ditemukan Meninggal Dunia

Akhirnya Korban Tenggelam di Bengawan Solo Cepu Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 18 Jul 2026 11:27 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 11:27 WIB

Blora, MEMANGGIL.CO - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo, wilayah Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu,…

Genjot Pasar Global di Tengah Ketidakpastian, BI Jatim Gelar Java Coffee and Flavors Fest 2026

Genjot Pasar Global di Tengah Ketidakpastian, BI Jatim Gelar Java Coffee and Flavors Fest 2026

Jumat, 17 Jul 2026 20:57 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 20:57 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO — Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur kembali membuka gelaran tahunan Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026 di Alun-alun …

Keren! Mahasiswa Ubaya Bikin Camilan dari Daun Mangga, Bisa Cegah Diabetes

Keren! Mahasiswa Ubaya Bikin Camilan dari Daun Mangga, Bisa Cegah Diabetes

Jumat, 17 Jul 2026 20:56 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 20:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Siapa sangka daun mangga dan kulit kacang bisa jadi camilan sehat. Itulah yang dilakukan 5 mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya),…