MEMANGGIL.CO - Hari Bumi atau Earth Day 2025 diperingati secara global hari ini, 22 April 2025, dengan mengusung tema Planet vs Plastik. Tema ini menjadi seruan mendesak bagi seluruh umat manusia untuk mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai yang telah menjadi ancaman serius bagi bumi sebagai satu-satunya rumah bersama.

Apa Itu Hari Bumi?

Hari Bumi pertama kali diperingati pada 1970 di Amerika Serikat, dan kini menjadi gerakan lingkungan global yang melibatkan lebih dari 190 negara, termasuk Indonesia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Fakta Terbaru Kondisi Bumi

Beberapa data penting yang memperkuat urgensi aksi lingkungan:

Perubahan Iklim Semakin Cepat: Data BMKG mencatat peningkatan suhu global menyebabkan cuaca ekstrem seperti banjir, kekeringan, dan badai semakin sering terjadi.

Kenaikan Permukaan Laut: Laporan IPCC menyebut permukaan laut naik sekitar 3,7 cm dalam 30 tahun terakhir akibat mencairnya es di kutub.

Deforestasi dan Krisis Keanekaragaman Hayati: Luas hutan tropis dunia berkurang sekitar 10 lapangan sepak bola setiap menit.

Sampah Plastik Mengancam: Sekitar 8 juta ton sampah plastik mencemari laut setiap tahunnya.

Kesadaran Lingkungan Meningkat: Masyarakat dunia mulai aktif dalam program daur ulang, zero waste, dan penggunaan energi ramah lingkungan.

Hari Bumi 2025: Aksi Nyata di Indonesia

Tema Planet vs Plastik sejalan dengan kondisi darurat lingkungan di Indonesia, yang menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menghasilkan lebih dari 18 juta ton sampah per tahun, di mana 17% merupakan sampah plastik.

Beberapa aksi nyata peringatan Hari Bumi di Indonesia:

Penanaman Pohon Massal di hutan, bantaran sungai, dan ruang terbuka hijau.

HUT RI

Aksi Bersih Sampah Plastik di pantai dan kota-kota besar.

Kampanye Digital pengurangan plastik sekali pakai.

Seminar dan Diskusi Lingkungan dengan akademisi, aktivis, dan pembuat kebijakan.

Gerakan Ramah Lingkungan seperti hemat energi dan penggunaan transportasi hijau.

Komitmen Pemerintah dalam Melindungi Bumi

Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan hidup, antara lain melalui:

Larangan kantong plastik di ritel modern.

Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Target pengurangan emisi karbon hingga 43,20% pada 2030 dengan dukungan internasional.

Menjadikan Bumi Rumah Bersama yang Layak

Peringatan Hari Bumi bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan aksi bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah kecil seperti mengurangi sampah plastik, menanam pohon, dan menghemat energi dapat menjadi kontribusi besar bagi keberlangsungan bumi.

Mari jadikan Bumi sebagai rumah bersama yang layak huni, tidak hanya untuk kita hari ini, tetapi juga bagi generasi masa depan.