MEMANGGIL.CO – Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC), sebagai institusi pendidikan penerbangan pertama dan terbesar di Indonesia, kembali menorehkan prestasi dengan menyelenggarakan Wisuda Taruna Tahun 2025. Sebanyak 409 taruna resmi diwisuda, terdiri dari 111 lulusan Program Sarjana Terapan, 298 lulusan Program Diploma III.
Dari jumlah tersebut, 376 lulusan merupakan taruna pola pembibitan yang akan langsung ditempatkan di unit pelayanan teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Udara di seluruh Indonesia. Mayoritas ditugaskan di luar Jawa, Bali, dan Madura, sebagai bagian dari dukungan terhadap program Presiden Asta Cita untuk memperkuat pelayanan publik, memperluas akses transportasi udara, dan mendorong pemerataan pembangunan di wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal.
Selama menempuh pendidikan, para taruna dididik sesuai standar tinggi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan. Selain ijazah, transkrip nilai, lisensi kompetensi, dan SKPI, para lulusan juga dibekali dengan profesionalisme, integritas, serta karakter kepemimpinan.
Pada wisuda kali ini, penghargaan "Adhipramana Dirgantara – Best of the Best" diberikan kepada dua lulusan terbaik: Gede Arda Wedana Prasetya (Program Sarjana Terapan Teknik Navigasi Udara) dan Rika Putri Shafrialni (Program Diploma III Teknik Mekanikal Bandar Udara). Keduanya dinilai menjadi simbol dedikasi dan keteladanan bagi taruna lainnya.
Kepala BPSDMP Perhubungan, Djarot Tri Wardhono, dalam sambutannya menegaskan, bahwa wisudawan merupakan aset bangsa yang akan memperkuat sektor penerbangan Indonesia.
"Kami berharap mereka menjaga profesionalisme, integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi keselamatan dan kemajuan transportasi udara nasional.”
Wisuda PPIC 2025 tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga momentum penting untuk menegaskan peran PPIC sebagai lembaga pendidikan vokasi penerbangan yang konsisten melahirkan SDM unggul.

Melalui kurikulum berbasis kompetensi, latihan kedisiplinan, dan pembinaan karakter, PPIC memastikan lulusannya siap menjawab kebutuhan industri penerbangan yang semakin kompleks dan dinamis.
Kementerian Perhubungan melalui BPSDMP juga berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan penerbangan dengan pengembangan kurikulum, peningkatan tenaga pengajar, hingga pemanfaatan teknologi terkini. Harapannya, lulusan PPIC mampu bersaing di tingkat global sekaligus menjaga keselamatan dan keberlanjutan transportasi udara nasional.
Sebagai pusat unggulan pendidikan penerbangan, PPIC menegaskan bahwa keberhasilan wisudawan tahun 2025 ini merupakan kontribusi penting dalam mewujudkan transportasi udara yang selamat, aman, nyaman, berkelanjutan, dan berdaya saing internasional.