MEMANGGIL.CO - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora menghimbau agar desa-desa segera melengkapi persyaratan yang diperlukan agar proses pencairan Dana Desa (DD) Tahun 2025 dapat berjalan lancar.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk Windrati, melalui Kepala Bidang Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa, Suwiji.
Baca juga: Sepanjang 2026, Untag Surabaya Catat Ribuan Lulusan dan Puluhan Prestasi Nasional - Internasional
Suwiji mengingatkan, bahwa batas akhir pengajuan DD 2025 adalah pada 15 Juni mendatang.
“Desa-desa di Blora diharapkan segera melengkapi persyaratan agar proses pencairan dapat berjalan lancar dan program pembangunan desa dapat segera terealisasi,” ungkap Suwiji, ditulis Kamis (6/2/2025).
Menurut Suwiji, langkah ini merupakan bagian dari syarat pencairan DD tahap pertama Tahun 2025 yang mewajibkan penguncian Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) DD Tahun 2024.
Baca juga: Tak Menyangka, Peserta Jalan Sehat HUT TNI ke-81 di Cepu Bawa Pulang Sapi
Selain itu, capaian realisasi Earmark Tahun 2024 juga harus dikunci sebelum proses pencairan tahap pertama dapat dilakukan.
Namun, hingga kini, tidak semua desa di Blora mengirimkan data Earmark Tahun 2025 ke sistem. Untuk itu, Dinas PMD terus mengupayakan percepatan proses ini.
Baca juga: Sarasehan MBG di Rembang Tuai Sorotan, Pemkab Jelaskan Soal Iuran SPPG dan Kehadiran DPR RI
“Kami hari ini sudah berproses untuk menerbitkan surat edaran pencairan tahapan 1 Tahun 2025,” tambah Suwiji.
Desa yang Sudah Melengkapi Persyaratan Bisa Mengajukan Pencairan Dana Desa
Ia menegaskan bahwa desa-desa yang telah menyelesaikan rekon dan mengirimkan data Earmark dapat segera mengajukan pencairan DD sesuai dengan persyaratan yang berlaku."Ya, yang sudah lengkap bisa mengajukan pencairan," ujarnya.
Editor : Redaksi