BLORA,MEMANGGIL.CO-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetijono Blora terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah strategis menghadirkan berbagai layanan unggulan yang lebih modern dan terpercaya.
Baca juga: Waroeng Iwak Kali, Wisata Kuliner dan Keluarga di Tempuran Blora
Beragam program pelatihan dan pendidikan telah digelar secara berkesinambungan untuk meningkatkan kompetensi para perawat agar sesuai standar nasional. Peningkatan SDM ini menjadi fondasi penting bagi RSUD dr. R. Soetijono Blora dalam memaksimalkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Kabag Umum RSUD dr. R. Soetijono Blora, Nurwanto Adi Prakoso, S.Kep., Ns., M.M., menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah berkali-kali mengirim perawat mengikuti berbagai diklat. Salah satu di antaranya adalah Diklat Kanker, yang merupakan bagian dari persiapan pengembangan layanan kanker terpadu. Menurutnya, layanan kanker memerlukan SDM dengan kemampuan khusus yang tidak dapat diperoleh tanpa pelatihan terstandar.
Selain itu, penguatan SDM juga diberikan pada layanan Hemodialisa (HD). Tahun ini, RSUD dr. R. Soetijono Blora mengirim dua perawat untuk mengikuti Diklat Urenefirologi, yang merupakan syarat utama bagi perawat di unit HD.
“Tahun depan rencananya kami mengirim satu hingga tiga perawat lagi, menyesuaikan kebutuhan. Lokasi diklat meliputi Yogyakarta dan Semarang,” ungkap Nurwanto,Senin 17/11/2025.
Pelatihan-pelatihan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan rumah sakit rujukan tipe A seperti RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan RSUP Dr. Kariadi Semarang. Kedua rumah sakit tersebut dinilai paling tepat karena memiliki fasilitas pendidikan lengkap dan menjadi pusat pelatihan kompetensi kesehatan tingkat nasional.
Baca juga: Nomor Dua Dunia Konsumsi Mi Instan, Indonesia Harus Bangga atau Waspada?
“Untuk kompetensi HD dan nefrologi, memang wajib belajar di rumah sakit tipe A,” tegasnya.
Tidak hanya itu, pada tahun 2024 RSUD dr. R. Soetijono Blora juga mengirim SDM ke beberapa diklat yang digelar di Jakarta. Sementara pada 2025, fokus pelatihan diarahkan ke Yogyakarta agar sejalan dengan pengembangan fasilitas unggulan yang sedang dibangun di rumah sakit tersebut.
Sektor nefrologi juga menjadi perhatian penting. RSUD dr. R. Soetijono Blora telah mengirim empat perawat untuk mengikuti Diklat Unfrologi di Surakarta. Pelatihan ini diberikan untuk memperkuat keterampilan perawat dalam menangani gangguan ginjal dengan prosedur perawatan tingkat lanjut.
Baca juga: Perkuat Layanan Digital, RSUD dr. R. Soetijono Blora Evaluasi Antrean Online dan Mobile JKN
Tidak berhenti di situ, rumah sakit juga menyiapkan SDM untuk layanan unggulan KJSU Jantung. Sebanyak empat perawat jantung dikirim ke RSUP Dr. Sardjito dan RSUP Dr. Kariadi guna mengikuti pelatihan intensif. Mereka dilatih menangani pasien jantung dengan metode dan sistem pendukung medis yang lebih kompleks.
Untuk memenuhi standar layanan jantung, para perawat juga diwajibkan memiliki sertifikasi khusus seperti Cath Lab dan CT-Scan. Dua sertifikasi ini menjadi syarat wajib sebelum perawat diterjunkan ke unit pelayanan jantung unggulan di RSUD dr. R. Soetijono Blora.
Menurut Nurwanto, seluruh rangkaian pelatihan ini merupakan langkah strategis jangka panjang rumah sakit
Editor : B. Wibowo