Palembang, MEMANGGIL.CO - Sebuah video keributan antar pedagang di kawasan Kambang Iwak, Palembang, viral di TikTok pada 10 Januari 2026.
Video yang diunggah akun @pn19862 memperlihatkan seorang ibu-ibu meluapkan amarah hingga menggulingkan meja dagangan milik pedagang lain yang diketahui berjualan makanan khas Palembang.
Video tersebut langsung menyita perhatian warganet dan menuai beragam reaksi. Banyak netizen mempertanyakan penyebab keributan dan meminta klarifikasi dari kedua pihak yang terlibat.
Pemilik dagangan yang mejanya digulingkan, melalui akun @Noveltiara, memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak memiliki masalah langsung dengan ibu-ibu dalam video, melainkan dengan keponakan dari ibu tersebut.
Ia mengaku kejadian bermula dari persoalan sepele terkait posisi payung saat hujan, namun berujung emosi karena konflik lama yang belum selesai. Menurutnya, ibu tersebut datang langsung dengan emosi tanpa bertanya duduk perkara.
“Tantenya datang langsung marah-marah, menghina dengan kata kasar, bahkan sempat meludahi saya. Saya tidak punya masalah langsung dengan tante itu,” tulisnya.
Ia juga menyebut sempat mendapat perlakuan fisik.
“Saya ditendang dan tangan saya ditarik sampai lecet. Harusnya bisa diselesaikan baik-baik,” lanjutnya.
Sementara itu, klarifikasi lain datang dari akun @africhyti, yang mengaku sebagai keponakan dari ibu-ibu dalam video. Ia menjelaskan bahwa konflik justru bermula dari masalah payung dagangan saat hujan, yang kemudian menyebabkan barang jualannya jatuh dan rusak.
Menurutnya, pihak penjual disebut lebih dulu bersikap kasar dan tidak mau bertanggung jawab atas barang yang rusak.
“Barang jualan kami jatuh ke jalan dan kotor, tapi tidak mau ganti rugi. Dari situ emosi mulai,” tulisnya.
Ia juga menuding bahwa justru pihak penjual yang lebih dulu melakukan tindakan fisik.
“Adek aku sampai ditampar pipinya merah, aku dan adek aku dijambak sampai jilbab kami hampir lepas. Banyak saksi mata di lokasi,” ungkapnya.
Pihaknya mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Hingga kini, video tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak netizen berharap masalah ini dapat diselesaikan secara adil dan damai, serta menjadi pelajaran agar konflik di ruang publik tidak berujung kekerasan.
Pihak berwenang diharapkan dapat menindaklanjuti laporan yang telah diajukan agar kejadian serupa tidak terulang.