Empat Hari Pencarian, Warga Perdopo Hilang di Sungai Kedungdowo Pati Belum Ditemukan

Reporter : Kuntoro
Warga Perdopo Hilang di Sungai Kedungdowo Pati Belum Ditemukan. (Memanggil.co/Ist)

Pati, MEMANGGIL.CO - Upaya pencarian terhadap seorang warga Desa Perdopo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, yang diduga hanyut di Sungai Kedungdowo, hingga kini belum membuahkan hasil.

Memasuki hari keempat pencarian, korban bernama Sudi, warga RT 03 RW 01 Desa Perdopo, masih belum ditemukan.

Operasi pencarian kembali dilakukan pada Jumat (16/1/2026) sejak pukul 07.00 WIB hingga 14.00 WIB dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur. Meski penyisiran diperluas di sepanjang aliran sungai, hasil pencarian masih nihil.

Tim gabungan yang terlibat terdiri dari Koramil 14/Gunungwungkal sebanyak 10 personel dipimpin Kapten Cpl Suharno, Polsek Gunungwungkal 18 personel dipimpin AKP Sukarno, S.H., Tim SAR BASARNAS Rembang 6 personel dipimpin Wawan, Relawan Rescue Pati 5 personel dipimpin David Setiawan, serta relawan Desa Perdopo sekitar 20 orang yang dikoordinatori langsung oleh kepala desa setempat.

Kondisi cuaca yang tidak bersahabat menjadi kendala utama di lapangan. Hujan yang turun hampir sepanjang hari menyebabkan debit air Sungai Kedungdowo meningkat dan arus menjadi semakin deras.

Demi menjaga keselamatan personel, pencarian sementara dihentikan pada sore hari dan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya dengan evaluasi metode pencarian.

Mewakili Dandim 0718/Pati, Danramil 14/Gunungwungkal menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa korban dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa seluruh unsur tetap berkomitmen melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Hingga hari keempat korban belum ditemukan, namun upaya pencarian akan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel. Kami berharap korban segera ditemukan dan keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya.

Danramil juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, relawan, hingga masyarakat setempat yang sejak awal bahu-membahu dalam proses pencarian.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru