Cepu, MEMANGGIL.CO - RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui penguatan layanan unggulan sekaligus perencanaan pengembangan fasilitas strategis pada tahun 2026.
Upaya tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks di wilayah Cepu dan sekitarnya.
Saat ini, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Blora tersebut mengandalkan tiga layanan utama sebagai tulang punggung pelayanan, yakni Poli Penyakit Dalam, Poli Syaraf, dan Poli Bedah.
Ketiga layanan ini menjadi rujukan utama masyarakat karena didukung tenaga medis spesialis serta sarana penunjang yang memadai.
Poli Penyakit Dalam tercatat sebagai salah satu layanan dengan tingkat kunjungan tertinggi. Layanan ini didukung oleh tiga dokter spesialis penyakit dalam serta fasilitas penunjang lengkap, mulai dari laboratorium, radiologi, hingga layanan hemodialisis (HD).
Ketersediaan sarana tersebut memungkinkan pasien memperoleh pemeriksaan, diagnosis, hingga tindakan lanjutan secara terintegrasi dalam satu rumah sakit.
Selain itu, Poli Syaraf juga menjadi layanan unggulan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. Poli ini telah dilengkapi dengan fasilitas Electroencephalography (EEG) yang berfungsi untuk membantu penegakan diagnosis gangguan sistem saraf.
Keberadaan layanan ini semakin menguatkan posisi RSUD dr. R. Soeprapto Cepu sebagai rumah sakit rujukan regional.
Sementara itu, pelayanan Poli Bedah ditunjang oleh dua dokter spesialis bedah dengan pengaturan jadwal praktik pada pagi dan siang hari. Skema ini diterapkan untuk memberikan fleksibilitas pelayanan sekaligus menjaga kelancaran tindakan medis bagi pasien.
Peningkatan kualitas layanan tersebut berdampak langsung pada kepuasan masyarakat.
Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terbaru, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu mencatatkan nilai 84,89 persen, yang masuk dalam kategori baik. Capaian ini menjadi indikator kepercayaan publik terhadap pelayanan rumah sakit terus meningkat.
Meski demikian, manajemen rumah sakit mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya terkait keterbatasan tenaga medis ASN serta pengaturan jadwal praktik beberapa dokter yang berlangsung hingga siang dan sore hari.
Kondisi ini menuntut pengelolaan layanan yang lebih optimal agar pelayanan tetap berjalan maksimal.
Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, melalui Kepala Bagian Hukum, Humas, dan Sistem Informasi Manajemen, Teguh Widodo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana pengembangan layanan untuk menjawab tantangan tersebut.
“Pada tahun 2026 kami merencanakan penambahan layanan rawat inap jiwa, disertai pengembangan area poliklinik, ruang fisioterapi, serta perluasan area parkir agar pasien merasa lebih nyaman,” ujar Teguh Widodo, Selasa (21/1/2026).
Melalui penguatan layanan unggulan dan pengembangan fasilitas yang terencana, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu optimistis dapat meningkatkan cakupan layanan sekaligus mutu pelayanan kesehatan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Editor : B. Wibowo