Karanganyar, MEMANGGIL.CO – Di tengah ketatnya persaingan mencari pekerjaan, peluang justru terbuka lebar bagi tenaga operator alat berat yang memiliki keterampilan dan sertifikasi resmi. Kondisi ini dimanfaatkan Sriwijaya Training Center untuk menghadirkan pelatihan yang tidak hanya mengajarkan keterampilan mengoperasikan alat berat, tetapi juga menghubungkan peserta dengan dunia kerja.
Lembaga pelatihan yang dikelola PT Sriwijaya Brilian Wijaya di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tersebut menjadi salah satu tujuan masyarakat dari berbagai daerah yang ingin mempercepat langkah menuju karier profesional di sektor pertambangan, perkebunan, hingga konstruksi.
Berbeda dengan pelatihan pada umumnya, Sriwijaya Training Center menerapkan konsep pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan industri. Peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik langsung menggunakan alat berat seperti excavator dan bulldozer.
Selain kemampuan teknis, peserta dibekali kesamaptaan fisik, teori psikotes, pengembangan soft skill, hingga simulasi wawancara kerja. Pembekalan tersebut dilakukan untuk memastikan lulusan siap menghadapi proses rekrutmen dan mampu beradaptasi di lingkungan kerja yang menuntut kedisiplinan serta tanggung jawab tinggi.
Nilai tambah lainnya adalah kesempatan memperoleh sertifikasi resmi berupa Surat Izin Operator (SIO) dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia serta sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk operator excavator. Sertifikasi ini menjadi bekal penting karena banyak perusahaan menjadikannya sebagai syarat utama dalam perekrutan tenaga operator.
Setiap bulan, sekitar 20 peserta berhasil menyelesaikan program pelatihan. Setelah lulus, mereka tidak dilepas begitu saja. Sriwijaya Training Center menyediakan dua jalur lanjutan, yakni program magang dan penempatan kerja langsung melalui jaringan kemitraan yang telah dibangun dengan berbagai perusahaan.
Program magang dilaksanakan di tambang pasir dan batu yang beroperasi secara resmi di Jawa Tengah. Sementara peluang kerja terbuka di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sumatra hingga Papua. Para lulusan berkesempatan terlibat dalam proyek pembukaan lahan, program cetak sawah, perkebunan kelapa sawit, hingga sektor kehutanan dan panen kayu.
Tingginya kebutuhan operator alat berat di berbagai sektor menjadikan profesi ini semakin diminati. Melalui pelatihan berbasis kompetensi dan dukungan akses ke dunia kerja, Sriwijaya Training Center berupaya menghadirkan solusi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh peluang karier yang lebih menjanjikan.
Keberadaan program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan operator alat berat yang profesional, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil yang terus meningkat seiring berkembangnya industri strategis di Indonesia.
Editor : B. Wibowo