Surabaya, MEMANGGIL.CO — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mulai mengandalkan pendekatan pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat pengamanan jalur transmisi listrik tegangan tinggi. Strategi itu dinilai efektif menekan potensi gangguan jaringan sekaligus menjaga pasokan listrik tetap andal di wilayah Jawa Timur dan Bali.
Pendekatan tersebut dijalankan melalui program “Agroeduwisata Anggur Toyoresmi” yang dikembangkan di sekitar jalur transmisi. Program ini mengajak warga memanfaatkan lahan di area sekitar jaringan listrik untuk kegiatan produktif berbasis pertanian dan wisata edukasi, sembari memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga area bebas jaringan atau Rights of Way (ROW).
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan sistem transmisi. Menurutnya, gangguan jaringan tidak hanya dapat dicegah melalui pengawasan teknis, tetapi juga melalui kesadaran warga di sekitar jalur listrik.
“Keandalan sistem transmisi tidak hanya dibangun melalui aspek teknis semata, namun juga melalui kolaborasi dan hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar jaringan transmisi,” kata Ika dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Melalui program tersebut, masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi tambahan dari pengembangan budidaya anggur dan aktivitas wisata edukasi. Di sisi lain, PLN juga dapat meminimalkan potensi gangguan transmisi akibat aktivitas yang berisiko di sekitar jaringan listrik tegangan tinggi.
PLN UIT JBM menilai pendekatan sosial semacam ini lebih efektif untuk menjaga keberlangsungan sistem kelistrikan dibanding hanya mengedepankan pengawasan dan penertiban. Edukasi yang dilakukan secara langsung kepada masyarakat dinilai mampu membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keamanan jalur transmisi.
Strategi itu turut mengantarkan PLN UIT JBM meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 # Site Level Star 4 serta penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2026 yang diberikan kepada Ika Sudarmaja atas komitmennya dalam menjalankan program TJSL berbasis pemberdayaan masyarakat.
Editor : B. Wibowo