Blora, MEMANGGIL.CO - Institut Agama Islam Khozinatul Ulum (IAIKU) Blora resmi mengumumkan 24 mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional II di Malaysia. Para mahasiswa tersebut akan menjalankan pengabdian masyarakat sekaligus mengikuti kegiatan akademik dan pertukaran budaya selama 25 hari.
Pelepasan peserta dilakukan bersamaan dengan penerjunan KKN XVI IAIKU Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Senin (6/7/2026). Program ini menjadi kelanjutan komitmen IAIKU dalam memperluas jejaring internasional serta membekali mahasiswa dengan pengalaman belajar di luar negeri.
Rektor IAIKU Blora, KH Ahmad Zaki Fuad, mengatakan mahasiswa yang terpilih membawa tanggung jawab besar karena tidak hanya mewakili kampus, tetapi juga Kabupaten Blora dan Indonesia.
"Jaga nama baik almamater di mana pun kalian berada," pesan Gus Zaki, sapaan akrab Rektor IAIKU Blora.
Selama berada di Malaysia, peserta akan mengikuti kunjungan akademik ke Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), berdiskusi dengan sivitas akademika, melaksanakan pengabdian di lembaga pendidikan, serta mengikuti pertukaran budaya bersama masyarakat setempat.
Program tersebut didampingi enam dosen pembimbing dan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi akademik, kemampuan komunikasi internasional, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara IAIKU Blora dan perguruan tinggi di Malaysia.
Adapun 24 mahasiswa yang mengikuti KKN Internasional II Tahun 2026 adalah Siti Nikhlatun Nafi'ah, Luluk Nurfa'izah, Siti Arifatus Zulfa, Ulfa Sulistiana, Kanti Dwi Rahmawati, Muhammad Nur Muhaimin, Robiatul Lutfiya, Ika Nurdiana Putri, Zahra Mega Duta Arafah, Siti Iqdah Sofiah, Muhammad Agus Ansori, Karin Sabila, Nuriya Kholifatun Nisa, Zaenal Abidin, Mohammad Farid, Jupika, Siti Fitrotun Azizah, Moch Fazafi Kaunaini, Ulin Nafiatin Nikmah, Nadhifatul Umniyyah, Muhamad Hasan Abdulloh, Habib Ulin Nuha, Siti Muawanah, dan Nur Azizah.
Selain memberangkatkan peserta KKN Internasional, IAIKU Blora juga menerjunkan 261 mahasiswa KKN reguler ke 14 desa di Kecamatan Kedungtuban, Jati, Kradenan, dan Randublatung.
Seluruh peserta mengusung tema "Gerakan Blora Cerdas Berakhlak: Pendampingan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Penguatan Program Sekolah Sisan Ngaji untuk Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Berbasis Nilai Islam."
Melalui program KKN reguler dan internasional, IAIKU berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, memperkuat jiwa pengabdian, serta menjadi duta kampus yang membawa manfaat bagi masyarakat di tingkat lokal maupun internasional.