Surabaya, MEMANGGIL.CO - KAI Commuter mengmbau dan mengajak pengguna Commuter Line untuk selalu menjaga keselamatan dan mematuhi aturan.
Terlebih saat naik turun pengguna dari rangkaian kereta ke peron. Salah satunya, tidak meloncat naik atau turun saat rangkaian kereta belum berhenti sempurna di peron stasiun.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, imbauan ini untuk mencegah potensi kecelakaan yang kerap terjadi saat pengguna memaksakan atau terburu-buru turun dengan meloncat pada saat kereta belum berhenti di peron.
Menurut Karina, kejadian ini biasanya terjadi di stasiun-stasiun transit dari KAJJ atau kereta lokal dengan layanan Commuter Line Jabodetabek.
“KAI Commuter menegaskan bahwa tindakan ini juga merupakan sebagai pelanggaran keselamatan yang sangat serius, karena dapat mencelakai diri sendiri dan pengguna lainnya yang sedang menunggu di area peron,” kata Karina, Sabtu (30/05/2026).
Karina menambahkan, untuk terciptanya ekosistem perjalanan yang aman, KAI Commuter kembali menekankan beberapa poin penting yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengguna saat berada di stasiun dan di dalam kereta.
Aturan itu diantaranya, dilarang keras membuka pintu kereta secara paksa saat rangkaian belum berhenti sempurna, mendahulukan pengguna yang turun sebelum pengguna lain masuk ke dalam kereta, selalu memperhatikan celah antara peron dengan pintu kereta saat melangkah dan antre dengan tertib serta tidak saling mendorong.
"Selain kedisiplinan individu, para orang tua yang membawa anak-anak diingatkan untuk senantiasa meningkatkan pengawasan ekstra. Lebih-lebih lagi saat berada di area peron yang berbatasan langsung dengan jalur kereta," terang Karina.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, petugas pengamanan stasiun selalu disiagakan di sepanjang peron untuk memantau pergerakan penumpang.
Selain juga memberikan peringatan keselamatan, dan siap sedia memberikan bantuan bagi pengguna yang membutuhkan.
“Dengan mematuhi aturan-aturan sederhana ini, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menghormati hak pengguna lain untuk mendapatkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat sampai di tujuan,” pungkas Karina.
Editor : Abdul Rohman