Surabaya, MEMANGGIL.CO - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya resmi meluncurkan tema dan logo Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.

Peluncuran tema dan logo PKKMB 2026 yang dilaksanakan pada Jumat (26/06/2026) ini, menjadi tanda dimulainya rangkaian persiapan menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.

PKKMB tahun ini mengusung tema Empowering Global Generation. Tema tersebut dipilih untuk menegaskan komitmen Untag Surabaya membentuk generasi muda yang siap bersaing di tingkat global.

Ketua Pelaksana PKKMB 2026 Untag Surabaya, Yusrida Muflihah, S.Kom., M.Kom., mengatakan tema itu selaras dengan visi Untag Surabaya menjadi World Class University pada 2030.

"Konsep empowering kami jadikan sebagai fondasi utama untuk melahirkan generasi global yang unggul. Melalui PKKMB 2026, mahasiswa baru akan didorong dan dibekali berbagai kompetensi penting, mulai dari global mindset, literasi digital, kemampuan berkolaborasi lintas budaya, berdaya saing internasional, hingga kepekaan terhadap berbagai isu global," ungkap Yusrida yang juga Wakil Dekan Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas, Kamis (09/07/2026). 

Semangat tersebut divisualkan dalam logo PKKMB 2026. Logo menampilkan ilustrasi globe sebagai simbol langkah Untag Surabaya menuju universitas berkelas dunia. 

Selain itu terdapat sembilan warna yang merepresentasikan sembilan fakultas di Untag Surabaya. 

"Warna-warni pada logo adalah representasi identitas sembilan fakultas di Untag Surabaya. Meski berasal dari latar belakang keilmuan yang berbeda, seluruh mahasiswa merupakan satu kesatuan yang harus saling memberdayakan untuk bersama-sama bersaing tingkat global," jelas Yusrida.

Sate Pak Rizki

Sebagai bentuk inovasi, PKKMB 2026 juga menghadirkan aplikasi Owly Quest yang dapat diunduh di App Store dan Play Store. 

Aplikasi ini berfungsi sebagai media interaktif untuk bermain game edukatif sekaligus mengakses informasi terbaru terkait PKKMB.

Untag Surabaya juga akan menghadirkan robot dalam pelaksanaan PKKMB. 

"Kami juga menghadirkan inovasi digital berupa robot. Kehadiran teknologi robotik ini merupakan wujud nyata pengenalan Artificial Intelligence (AI) dan digitalisasi kepada mahasiswa baru sejak awal mereka memasuki dunia perkuliahan," terang Yusrida.

Meski mengusung semangat internasionalisasi, Yusrida menegaskan Untag Surabaya tetap menjunjung nilai nasionalisme, patriotisme, dan budaya Nusantara sebagai identitas akademik.

"Kami berharap mahasiswa baru memiliki keberanian untuk berkembang, berkolaborasi, dan berkontribusi. Semoga PKKMB ini menjadi langkah awal lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia," pungkasnya.