Rembang, MEMANGGIL.CO - Semangat dan antusiasme mewarnai Festival Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) yang digelar di Stadion Krida Rembang, Minggu (31/5/2026).
Lebih dari 60 anak dari Kabupaten Rembang, Pati, dan Blora ambil bagian dalam ajang pencarian bakat yang menjadi pintu gerbang menuju kompetisi sepak bola tingkat yang lebih tinggi.
Festival yang digagas oleh Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) di bawah naungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) ini menjadi ajang seleksi utama untuk menjaring pemain-pemain muda berbakat yang nantinya diproyeksikan memperkuat tim di berbagai jenjang kompetisi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibagi ke dalam dua kategori usia, yakni Usia 10 Tahun (U-10) dan Usia 12 Tahun (U-12).
Seluruh pemain mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui pertandingan trofeo yang menjadi bahan penilaian tim seleksi.
Dari puluhan peserta yang mengikuti festival, nantinya akan dipilih sejumlah pemain terbaik pada masing-masing kategori usia. Para pemain terpilih akan memperkuat tim tingkat eks-Karesidenan Pati sebelum melanjutkan persaingan ke tingkat provinsi hingga nasional.
Ketua DPD LDII Kabupaten Rembang, Moehammad Arief Kamaludin, mengatakan bahwa FORSGI tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan bermain sepak bola.
Menurutnya, pembinaan karakter juga menjadi bagian penting dalam mencetak generasi muda yang berprestasi dan berakhlak baik.
“Melalui FORSGI, kami ingin membentuk pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, sportivitas, dan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Salah satu peserta, Kayis, mengaku senang dapat mengikuti festival tersebut. Pemain muda yang aktif berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) itu berharap mampu menunjukkan performa terbaik sehingga bisa lolos seleksi dan mewakili daerahnya di tingkat yang lebih tinggi.
“Saya senang bisa ikut seleksi ini. Semoga bisa terpilih dan bermain di tingkat provinsi,” ungkapnya penuh semangat.
FORSGI sendiri diketahui rutin menggelar kegiatan serupa setiap tahun. Konsistensi tersebut dinilai penting sebagai wadah pembinaan dan pengembangan bakat sepak bola anak-anak sejak usia dini.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, gawai, dan media sosial yang kerap menyita perhatian generasi muda, kegiatan seperti FORSGI menjadi alternatif positif untuk mendorong anak-anak aktif berolahraga, mengembangkan potensi diri, serta membangun mental kompetitif yang sehat.
Melalui festival ini, FORSGI berharap dapat terus melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.
Editor : Abdul Rohman