Blora, MEMANGGIL.CO - Semangat Desa Sumurboto, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dalam memerangi narkoba ternyata berangkat dari pengalaman nyata yang pernah terjadi di wilayah tersebut.
Kepala Desa Sumurboto, Suprapti, mengungkapkan bahwa pada Februari 2025 sempat terjadi kasus yang berkaitan dengan narkoba.
Baca juga: Kasus MBG Blora Makin Melebar, Pemprov Jateng Klarifikasi dan Polisi Telusuri SPPG Sukorejo 2
Peristiwa tersebut menjadi titik balik bagi pemerintah desa untuk memperkuat berbagai upaya pencegahan.
“Dengan adanya kasus itu saya terus berpikir kok masih tetap ada,” ujarnya kepada Memanggil.co, Rabu (17/6/2026).
Sejak saat itu, pemerintah desa bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan semakin gencar melakukan penyuluhan kepada masyarakat.
Baca juga: Menakar Keberanian Polisi Tindak Tegas SPPG di Blora yang Diduga Bikin Siswa Keracunan MBG
Bahkan bidan desa dilibatkan untuk memberikan pemahaman mengenai dampak kesehatan akibat penyalahgunaan narkoba.
Suprapti juga mengingatkan bahwa ancaman zat adiktif tidak selalu berasal dari narkotika yang diperjualbelikan secara ilegal.
Baca juga: Polres Blora Punya SPPG, Apakah Berani Tegas Ketika Menerima Laporan Resmi Kasus MBG?
Ia pernah menemukan fenomena remaja yang mengonsumsi olahan jamur tertentu untuk mendapatkan efek mabuk atau halusinasi.
Pengalaman tersebut membuat pemerintah desa semakin waspada terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan zat yang dapat merusak kesehatan dan masa depan generasi muda.
Editor : Redaksi