Blora, MEMANGGIL.CO - Keadaran masyarakat dalam memilih makanan sehat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas kesehatan. Untuk meningkatkan pemahaman tersebut, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu menggelar kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Bijak Memilih Makanan dengan Label Gizi” yang dilaksanakan di Ruang Tunggu Poliklinik RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh pasien dan keluarga pasien tersebut merupakan bagian dari program edukasi kesehatan rumah sakit yang rutin dilaksanakan guna memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat terkait pola hidup sehat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membaca informasi nilai gizi pada kemasan makanan sebelum membeli maupun mengonsumsinya.
Edukasi disampaikan oleh Ahli Gizi RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Endah Wuryaningrum, Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang membeli produk makanan hanya berdasarkan merek, rasa, maupun promosi yang ditawarkan tanpa memperhatikan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya.
“Label gizi merupakan informasi penting yang harus dibaca sebelum membeli atau mengonsumsi makanan kemasan. Dengan membaca label gizi, masyarakat dapat mengetahui kandungan energi, gula, garam, lemak, protein, vitamin maupun mineral yang terdapat dalam produk tersebut,” ujar Endah Wuryaningrum.
Menurutnya, kemampuan membaca label gizi menjadi semakin penting di tengah meningkatnya konsumsi makanan dan minuman kemasan yang beredar di pasaran. Tanpa pemahaman yang baik, masyarakat berisiko mengonsumsi makanan dengan kadar gula, garam, atau lemak berlebih yang dapat memicu berbagai penyakit tidak menular.
Ia menjelaskan bahwa penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi, obesitas hingga penyakit jantung sering kali berawal dari pola konsumsi yang kurang sehat dan tidak terkontrol. Oleh karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memperhatikan informasi yang tercantum pada kemasan makanan.
Baca juga: Nonton Dangdut Berujung Kehilangan Motor, Polres Blora Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Kabupaten
“Selain memperhatikan nilai gizi, masyarakat juga perlu melihat takaran saji yang tertera pada kemasan. Sering kali kandungan gula, garam atau lemak terlihat kecil, namun ternyata informasi tersebut dihitung hanya untuk satu porsi tertentu. Jika dikonsumsi lebih dari satu porsi, tentu jumlah asupan yang masuk ke tubuh akan jauh lebih besar,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memenuhi kebutuhan serat, vitamin dan mineral sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Endah menekankan bahwa makanan kemasan sebaiknya tetap dikonsumsi secara bijak dan tidak menggantikan konsumsi makanan segar yang lebih kaya nutrisi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah agar masyarakat semakin cermat dalam memilih makanan. Dengan memahami label gizi, masyarakat dapat menentukan produk yang sesuai dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatannya masing-masing,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai cara membaca label gizi yang benar, memahami kandungan nutrisi dalam produk tertentu, hingga tips memilih makanan yang aman bagi penderita penyakit tertentu.
Pihak RSUD dr. R. Soeprapto Cepu berharap edukasi kesehatan semacam ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain meningkatkan literasi kesehatan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat.
Melalui kegiatan edukasi ini, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan pelayanan pengobatan, tetapi juga berperan aktif dalam upaya promotif dan preventif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Dengan pemahaman yang baik mengenai label gizi, masyarakat diharapkan dapat menjadi konsumen yang lebih cerdas serta mampu menjaga kesehatan diri dan keluarga melalui pilihan makanan yang tepat.
Editor : Redaksi