Surabaya, MEMANGGIL.CO — Elyon Christian School memfasilitasi para siswa dan orang tua untuk mengeksplorasi peluang pendidikan tinggi global melalui gelaran Open House Secondary & High School bertajuk Elyon Day 2026 yang berlangsung pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. 

Fokus utama dalam kegiatan tahun ini adalah pelaksanaan Career Festival, yang menghadirkan stan pameran pendidikan dari lebih dari 30 universitas ternama yang berasal dari 10 negara.  

Fasilitas ini memberikan ruang diskusi langsung bagi siswa dan orang tua terkait pilihan program studi, jalur penerimaan, peluang beasiswa, hingga prospek karier masa depan. 

Kepala Sekolah High School Elyon Christian School, Jimy Hartanto, mengatakan arah yang jelas bagi siswa di tengah perubahan dunia yang cepat. Menurutnya, pendidikan masa kini tidak lagi hanya berfokus pada pencapaian akademik semata. 

"Generasi masa depan membutuhkan karakter yang kuat, kemampuan beradaptasi, keterampilan abad ke-21, serta arah yang jelas dalam menentukan masa depan mereka. Melalui Elyon Day 2026, kami memberikan kesempatan bagi siswa untuk menemukan potensi, mengembangkan kompetensi, dan melangkah percaya diri menuju jenjang perguruan tinggi,"  kata  Jimy. 

Selain pameran universitas, rangkaian acara diisi dengan Interactive Workshops yang memperkenalkan 5 Streams pendidikan, yaitu Science, Commerce, Computing, Arts & Humanities, dan Music.  

Program ini dirancang untuk membantu siswa mengenali bidang keahlian yang paling sesuai dengan minat mereka. 

Ketua Elyon Day 2026 sekaligus Admission & Marketing Manager, Risiani Dewi, menambahkan pendekatan ini merespons kebutuhan orang tua dalam mendampingi perencanaan masa depan anak. 

"Jawaban atas masa depan anak bukan hanya memilih sekolah berpencapaian akademik, tetapi sekolah yang mampu membantu anak mengenali keunikan dirinya, mengembangkan kompetensi, dan bersiap memberikan dampak positif bagi dunia," ungkapnya. 

Rangkaian kegiatan Elyon Day 2026 juga dilengkapi dengan Info Session, Talk Show, Bazaar, Performing Arts, Fun Walk, hingga 5C & 5 Streams Challenge untuk memperkenalkan lingkungan belajar, kurikulum Cambridge, dan pendekatan pendidikan berbasis karakter secara holistik kepada masyarakat umum.