Mekanisasi Berbasis Listrik Masuk ke Sektor Pertanian Tuban, Targetkan Efisiensi Pangan

Reporter : Adji
Petani Tuban Adopsi teknologi modern berbasis listrik (PLN UIT JBM/Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO -  Kelompok Tani Ngroto Makmur Bektiharjo di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, mulai mengadopsi teknologi modern berbasis listrik untuk menggenjot produktivitas lahan dan memangkas biaya operasional.  

Upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan sejumlah alat mesin pertanian  bertenaga listrik. 

Transformasi ke sistem Electrifying Agriculture ini didukung oleh PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM).  

Adapun sejumlah fasilitas operasional yang kini mulai diterapkan di kawasan tersebut meliputi traktor listrik, mesin perontok jagung listrik, alat penyemprot hama, serta alat pemotong rumput listrik.  

Selain alsintan, area pertanian ini juga dilengkapi dengan infrastruktur penunjang seperti gudang penyimpanan, saung, dan toilet. 

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menjelaskan penggunaan energi listrik di sektor agraris dirancang khusus untuk menciptakan efisiensi kerja bagi para petani.  

Upaya  ini juga diselaraskan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan BAPPENAS, khususnya pada poin pertumbuhan ekonomi dan penyediaan pekerjaan yang layak. 

"Program ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan keberlanjutan di sektor tersebut," kata Ika dalam keterangan resminya,  Kamis, 1 Juli 2026. 

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Ngroto Makmur Bektiharjo, L. Heru Imam Furi, menyampaikan, peralihan ke alat-alat berbasis listrik ini akan berdampak langsung pada kecepatan masa panen di wilayahnya.  

Ia mengungkapkan, selama ini, efisiensi waktu dan tingginya biaya energi konvensional kerap menjadi tantangan utama para petani setempat. 

“Harapan kami produktivitas anggota meningkat, waktu pengerjaan menjadi lebih efisien sehingga dapat mempercepat panen dan mendukung peningkatan taraf kehidupan dan perekonomian para petani di wilayah Bektiharjo,” pungkasnya.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru