H. Eko Wahyudi Anggota DPR RI Dorong Masyarakat Tuban Aktif Pulihkan Hutan dan Lingkungan

Reporter : Redaksi
Penyerahan secara simbolis program aspirasi H. Eko Wahyudi kepada masyarakat penerima manfaat. (dok, memanggil.co)

Tuban, MEMANGGIL.CO – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar, H. Eko Wahyudi bersama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Upaya Pemulihan Daya Dukung Daerah Aliran Sungai (DAS) melalui Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL).

Kegiatan yang digelar di Joglo Mbah Jo, Desa Boto, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Kamis (20/8/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga, memulihkan, sekaligus melestarikan lingkungan.

Baca juga: Dari Layar Televisi ke Tengah Lapangan, Sheila Wujudkan Mimpi Menjadi Pembawa Baki Paskibraka Tuban

Sebanyak 200 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Solo, Cabang Dinas Kehutanan Bojonegoro Raya, penyuluh kehutanan, kelompok tani hutan, Lembaga Masyarakat Hutan, penerima manfaat program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dan Bibit Produktif (BITPRO), penggiat lingkungan, masyarakat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Forum silaturahmi sekaligus bimbingan teknis itu berlangsung gayeng. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi yang berjalan aktif dengan berbagai masukan dan pengalaman terkait pengelolaan hutan serta lingkungan di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis program aspirasi H. Eko Wahyudi kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan tersebut berupa program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dan Bibit Produktif (BITPRO).

Apresiasi Kegiatan 

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Sumaji, mengaku bangga dan mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi H. Eko Wahyudi.

“Kita bangga dengan Bapak Eko Wahyudi yang telah mengundang kita. Beliau juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Kabupaten Tuban,” ungkap Sumaji yang juga menjadi penerima program BITPRO dari aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan membutuhkan kerja nyata dan kesinambungan. Karena itu, ia berharap program serupa dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat sekaligus terlibat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Komitmen serupa disampaikan Kepala Balai Pengelolaan DAS Solo melalui Kepala Seksi Penguatan Kelembagaan DAS Solo, Teguh Wahyu Widodo.

Ia menegaskan bahwa daerah aliran sungai memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat. Karena itu, menjaga kelestarian hutan dan lahan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya rehabilitasi hutan dan lahan serta mampu berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, terselenggaranya kegiatan tersebut tidak lepas dari sinergi Kementerian Kehutanan bersama mitra kerja Komisi IV DPR RI, khususnya H. Eko Wahyudi, yang terus mendorong hadirnya program pemberdayaan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tuban.

Baca juga: 251 Narapidana Lapas Tuban Terima Remisi HUT ke-81 RI, Negara Hemat Rp462 Juta

Kata H. Eko Wahyudi 

Sementara itu, H. Eko Wahyudi mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan kepada masyarakat yang bergerak di sektor kehutanan, termasuk dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di lapangan.

Menurutnya, edukasi, motivasi, serta penguatan kapasitas masyarakat menjadi bagian penting agar program Rehabilitasi Hutan dan Lahan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Karena ketika hutan kita jaga, air kita lindungi, tanah kita rawat, maka sesungguhnya kita sedang menjaga kehidupan untuk generasi yang akan datang,” kata H. Eko Wahyudi.

Ia menambahkan, satu pohon yang ditanam hari ini mungkin belum memberikan manfaat langsung bagi orang yang menanamnya. Namun, pohon tersebut kelak dapat menjadi sumber kehidupan dan tempat berteduh bagi generasi berikutnya.

“Satu pohon yang kita tanam hari ini mungkin belum memberikan teduh untuk kita, tetapi kelak akan menjadi naungan bagi generasi setelah kita,” ungkap Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Jatim.

H. Eko Wahyudi menegaskan, dirinya sebagai Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar akan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program RHL yang dijalankan Kementerian Kehutanan, khususnya melalui BPDAS Solo.

Baca juga: Dari Tuban untuk NTT: Satu Truk Bantuan Dikirim, ASN Sisihkan Rezeki untuk Korban Gempa

Dukungan tersebut dilakukan melalui penguatan kebijakan, pengawasan, serta dorongan terhadap pelaksanaan kegiatan di lapangan agar program RHL dapat berjalan tepat sasaran, sesuai standar, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Peningkatan kapasitas masyarakat dan para pelaksana juga menjadi perhatian penting. Melalui sosialisasi dan bimbingan teknis, setiap tahapan rehabilitasi diharapkan dapat dilakukan secara baik, mulai dari perencanaan, penanaman, pemeliharaan, hingga memastikan keberlanjutan hasilnya.

Ia menilai keberhasilan rehabilitasi hutan dan lahan bukanlah tanggung jawab satu pihak. Dibutuhkan kolaborasi antara DPR RI, Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, para pelaksana, kelompok masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

Anggota DPR yang terpilih dari Dapil Kabupaten Tuban dan Bojonegoro ini menegaskan kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menginventarisasi dan mengendalikan berbagai persoalan di sektor kehutanan.

Dengan demikian, program-program prioritas pemerintah dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Mari bersama memulihkan hutan, menjaga lingkungan, dan menanam harapan untuk masa depan. Karena hutan yang kita rawat hari ini adalah warisan kehidupan yang akan dinikmati generasi mendatang,” pungkasnya.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru