Jombang, MEMANGGIL.CO - Puluhan pelajar SMPN Kabuh, Kabupaten Jombang, mengalami gangguan pencernaan hingga harus dibawa ke fasilitas kesehatan pada Kamis (3/9/2026).
Keluhan tersebut muncul sehari setelah para siswa menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.
Baca juga: Korban Keracunan MBG di SMPN 1 Kabuh Jombang Jadi 259 Orang, 3 Masih Dirawat
Kepala SMPN Kabuh Suprihadiono menyebut jumlah siswa yang mengalami diare diperkirakan mencapai sekitar 50 orang.
Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena sekolah belum menyelesaikan pendataan.
“Belum dihitung nanti jumlahnya, ada 50-an paling enggak,” kata Suprihadiono.
Para siswa dilaporkan mengalami diare atau mencret. Berbeda dengan kasus gangguan kesehatan lain, hingga saat ini sekolah belum mendapatkan laporan mengenai siswa yang mengalami mual dan muntah.
“Mungkin hanya diare-diare. Diare mencret,” ujarnya.
Makanan yang disantap siswa sebelumnya dibagikan pada Rabu (2/9/2026).
Berdasarkan keterangan sekolah, menu MBG saat itu menggunakan udang sebagai salah satu lauk.
“Makannya kemarin. Menunya udang,” ungkap Suprihadiono.
Namun, jeda waktu antara konsumsi makanan dan munculnya keluhan belum dapat menjadi dasar untuk memastikan makanan tersebut sebagai penyebab.
Pihak sekolah masih menunggu proses pemeriksaan dan melakukan pendataan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.
Baca juga: Polisi Telusuri Sumber Keracunan MBG di SMPN 1 Kabuh Jombang
Begitu menerima laporan pada Kamis pagi, sekolah langsung mengambil langkah dengan membawa siswa yang mengalami diare ke Puskesmas Kabuh.
Koordinasi juga dilakukan bersama SPPG Mangunan sebagai pihak yang menyediakan makanan MBG untuk SMPN Kabuh.
“Sudah ditangani sama SPPG. Dihubungi klinik-klinik, dibawa ke puskesmas, koordinasi dengan puskesmas,” jelas Suprihadiono.
Penanganan terhadap siswa dilakukan sembari sekolah memantau perkembangan kondisi mereka.
Pihak sekolah juga masih berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk memastikan siswa mendapatkan pelayanan yang diperlukan.
Di sisi lain, pelaksanaan distribusi MBG pada Kamis tetap berlangsung.
Baca juga: 256 Siswa dan Guru SMPN 1 Kabuh Mengeluh Usai Santap MBG, SPPG Soroti Menu Udang
Ketika dikonfirmasi, makanan untuk hari tersebut belum tiba di sekolah karena masih dalam perjalanan.
“Belum datang, ini mau datang, masih di jalan,” kata Suprihadiono.
Biasanya, makanan MBG tiba di SMPN Kabuh sekitar pukul 11.00 WIB.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah gangguan kesehatan puluhan siswa tersebut berkaitan langsung dengan menu MBG yang dikonsumsi sehari sebelumnya.
Pihak sekolah masih melakukan verifikasi, termasuk memastikan jumlah siswa yang mengalami keluhan serta menunggu hasil pemeriksaan medis.
Editor : Redaksi