Kalahkan 218 Kampus, Umsura Sabet Gelar Peserta Baru Terbaik UI GreenMetric 2026

Reporter : Saputra
Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Digitalisasi Umsura, Radius Setiyawan saat menerima penghargaan.(Saputra/ Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Setelah masuk pemeringkatan Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026, Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) kembali mencatat prestasi. 

Umsura meraih dua penghargaan dalam UI GreenMetric 2026 sebagai Peserta Baru Terbaik di Indonesia dan kampus yang memenuhi tujuh kriteria keberlanjutan.

Penghargaan diumumkan dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia di Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (15/09/2026).

Kepala UI GreenMetric Vishnu Juwono mengatakan, pemeringkatan keberlanjutan ini semakin diminati dunia. Tahun lalu diikuti lebih dari 1.700 institusi dari 150 negara. Tahun ini di Indonesia diikuti 219 perguruan tinggi terdiri dari 113 PTN dan 106 PTS. 

Terdapat tujuh pilar penilaian yakni penataan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta tata kelola dan digitalisasi. 

Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Digitalisasi Umsura Radius Setiyawan yang menerima penghargaan di Graha Saba UGM mengatakan capaian ini adalah penanda komitmen Umsura.

“Bagi kami, penghargaan dari UI GreenMetric ini bukan sekadar soal mendapatkan predikat atau peringkat. Yang lebih penting adalah bagaimana keberlanjutan benar-benar menjadi bagian dari ekosistem kampus, mulai dari infrastruktur, penggunaan energi, pengelolaan sampah dan air, transportasi, pendidikan dan riset, hingga tata kelola dan digitalisasi,” terang Radius, Rabu (16/09/2026). 

Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar mengurangi dampak lingkungan. 

Kampus harus menjadi ruang lahirnya pengetahuan dan inovasi untuk persoalan keberlanjutan.

"Karena itu, sustainability tidak boleh berhenti pada program-program simbolik. Kita ingin membangun budaya kampus yang membuat setiap warga kampus memahami bahwa pilihan kita hari ini bagaimana kita menggunakan energi, mengelola sampah, menggunakan air, bergerak di dalam kota, melakukan riset, bahkan mengambil keputusan secara digital akan menentukan kualitas lingkungan di masa depan,” jelasnya.

Radius menegaskan tujuh pilar UI GreenMetric menunjukkan kampus berkelanjutan harus dibangun menyeluruh, bukan hanya tanggung jawab satu unit.

“Infrastruktur harus mendukung keberlanjutan, riset harus menghasilkan solusi, pendidikan harus membentuk pola pikir, dan tata kelola harus memastikan seluruh proses berjalan secara konsisten. Jadi, kampus hijau bukan hanya tentang banyaknya ruang hijau, tetapi tentang bagaimana seluruh sistem kampus bekerja dengan perspektif keberlanjutan,” ungkapnya. 

Penghargaan sebagai Peserta Baru Terbaik, lanjutnya, menjadi motivasi agar komitmen semakin terukur dan berdampak nyata, bukan hanya di indikator peringkat.

"Ke depan, kami ingin capaian ini tidak hanya terlihat dalam indikator pemeringkatan, tetapi juga dirasakan oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat. Kampus harus menjadi tempat di mana keberlanjutan itu dipelajari, dipraktikkan, dan kemudian dibawa keluar untuk memberi dampak,” pungkasnya.

Selain THE SIR dan UI GreenMetric, Umsura juga berpartisipasi dalam QS Asia University Rankings (AUR) 2026.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru