Rembang, MEMANGGIL.CO - PS Cahaya Muda dari Desa Kumendung, Kecamatan Rembang, berhasil menorehkan sejarah baru setelah keluar sebagai juara Liga PSSI Rembang 2026. Gelar tersebut dipastikan setelah PS Cahaya Muda menundukkan Persepan Kecamatan Pancur dengan skor tipis 1-0 pada laga final di Stadion Rembang, Senin (14/9/2026).
Pertandingan final berlangsung ketat sejak menit awal. PS Cahaya Muda yang sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat juara tampil percaya diri dan mampu memberikan tekanan kepada Persepan.
Gol penentu kemenangan PS Cahaya Muda tercipta pada menit ke-28. Bek kanan mereka, Arsyadudl Dluha, melepaskan tendangan bebas dari jarak cukup jauh yang meluncur langsung menuju gawang Persepan.
Kiper Persepan, Nanang, gagal mengantisipasi arah bola dengan sempurna. Bola akhirnya bersarang di gawang dan membuat PS Cahaya Muda unggul 1-0.
Keunggulan tersebut membuat permainan semakin menarik. Persepan berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan, sementara PS Cahaya Muda berupaya menjaga keunggulan hingga babak pertama berakhir.
Hingga wasit Fandi Ahmad meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, tidak ada gol tambahan yang tercipta. PS Cahaya Muda pun memasuki ruang ganti dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Persepan mencoba tampil lebih agresif. Tim asal Kecamatan Pancur tersebut terus mencari celah untuk mencetak gol penyeimbang dan menghidupkan kembali peluang mereka mengangkat trofi.
Namun, upaya Persepan terbentur pertahanan PS Cahaya Muda yang tampil solid. Lini belakang tim asal Desa Kumendung tersebut dikomandoi Irfan, pemain yang memiliki pengalaman bersama PSIR Rembang.
Dua penyerang berpengalaman Persepan, Sholikul asal Kudus dan Franky dari Grobogan, juga tidak banyak memperoleh ruang untuk mengembangkan permainan. Keduanya lebih sering kesulitan mendekati kotak penalti karena pertahanan PS Cahaya Muda tampil disiplin.
Petaka kemudian datang bagi Persepan ketika mereka harus bermain dengan 10 pemain. Sholikul mendapat kartu merah dari wasit pada menit ke-34 babak kedua setelah melakukan pelanggaran keras terhadap bek kiri PS Cahaya Muda, Bachtiar.
Kehilangan satu pemain membuat misi Persepan untuk mengejar ketertinggalan semakin berat. Sebaliknya, PS Cahaya Muda mendapatkan keuntungan dengan keunggulan jumlah pemain dan mulai lebih leluasa mengontrol jalannya pertandingan.
Irfan dan rekan-rekannya beberapa kali mencoba memanfaatkan situasi tersebut untuk menambah keunggulan. Namun, sampai pertandingan memasuki menit-menit akhir, tidak ada serangan yang berhasil dikonversi menjadi gol kedua.
Persepan terus berupaya mencari kesempatan terakhir untuk menyamakan kedudukan. Akan tetapi, kokohnya pertahanan PS Cahaya Muda membuat skor 1-0 tetap bertahan hingga pertandingan selesai.
Peluit panjang akhirnya dibunyikan wasit Fandi Ahmad. Skor PS Cahaya Muda 1-0 Persepan memastikan tim Desa Kumendung mengangkat trofi sebagai juara Liga PSSI Rembang 2026.
Gelar tersebut menjadi catatan penting bagi PS Cahaya Muda. Tim yang berasal dari Desa Kumendung itu berhasil menutup perjalanan kompetisi dengan status sebagai tim terbaik setelah melewati persaingan hingga partai final.
Keberhasilan tersebut juga menjadi buah dari konsistensi permainan yang ditunjukkan PS Cahaya Muda sepanjang kompetisi. Pada laga puncak, satu gol Arsyadudl Dluha terbukti cukup untuk mengantarkan timnya meraih trofi.
Usai pertandingan, seremoni penghargaan digelar dengan menyerahkan trofi kepada para juara. Askab PSSI Rembang memberikan hadiah uang pembinaan Rp10 juta beserta trofi kepada PS Cahaya Muda sebagai juara Liga PSSI Rembang 2026.
Trofi dan hadiah untuk sang juara diserahkan langsung oleh Bupati Rembang Harno. Momen tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kompetisi Liga PSSI Rembang 2026.
Sementara itu, Persepan yang harus puas sebagai runner-up mendapatkan trofi dan hadiah Rp2 juta. Meski gagal membawa pulang gelar juara, Persepan tetap berhasil mengakhiri kompetisi sebagai salah satu tim terbaik hingga mencapai partai puncak.
Posisi juara tiga ditempati bersama oleh Bintang FC Pasar Banggi dan Pentil FC. Kedua tim masing-masing menerima trofi serta uang pembinaan sebesar Rp2,5 juta.
Hasil final tersebut menempatkan PS Cahaya Muda sebagai penguasa baru Liga PSSI Rembang 2026. Kemenangan 1-0 atas Persepan menjadi penutup sempurna perjalanan mereka sekaligus membawa nama Desa Kumendung ke puncak kompetisi sepak bola Kabupaten Rembang.