Surabaya, MEMANGGIL.CO - Sebanyak 57 mahasiswa dari 18 universitas di berbagai negara mengikuti Stovit Summer Course Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG Unair) di Surabaya. Program lima hari tersebut mempertemukan mahasiswa kedokteran gigi internasional dalam kegiatan akademik, pengembangan keterampilan, hingga pertukaran budaya.
Wakil Dekan III FKG Unair, drg. Dini Setyowati, mengatakan Stovit Summer Course tidak hanya dirancang sebagai kegiatan akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk membangun jejaring dan membuka peluang kolaborasi.
"Tujuannya adalah mahasiswa internasional ini bisa meningkatkan atau menambah networking-nya, berkolaborasi atau berinteraksi," ujar Dini, ditulis Rabu (23/9/2026).
Selama lima hari, peserta mendapatkan materi terkait pengetahuan kedokteran gigi dan keterampilan. Program tersebut juga diisi kegiatan cultural exposure serta penampilan budaya dari negara asal peserta.
Peserta Stovit Summer Course tahun ini berasal dari Jepang, Inggris, Yordania, Malaysia, India, dan Brunei Darussalam. Jumlah negara peserta tersebut bertambah dibandingkan penyelenggaraan perdana pada 2022 yang saat itu diikuti mahasiswa dari Jepang dan Malaysia.
Dini mengatakan FKG Unair menargetkan partisipasi internasional dalam program tersebut terus berkembang pada penyelenggaraan berikutnya.
"Tahun depan otomatis juga akan menambah tidak hanya jumlah, tetapi juga partisipasi dari negara yang ikut," katanya.
Salah satu peserta dari University of Manchester, Inas, mengatakan keikutsertaannya dalam Stovit Summer Course menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman klinis sekaligus mengenal kehidupan dan budaya Indonesia.
"Saya sangat ingin merasakan budaya dan makanan semuanya, budaya yang berbeda," ujarnya.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai universitas dan negara dalam Stovit Summer Course sekaligus memperluas interaksi internasional di lingkungan FKG Unair. Program tersebut memadukan pembelajaran kedokteran gigi dengan pengalaman lintas budaya bagi para peserta.
Editor : Redaksi