Kabareskrim Asal Blora Komjen Syahar Digeser Usai Kapolri Berganti

Reporter : Redaksi
Komjen Pol Syahardiantono. (Humas Polri)

Jakarta, MEMANGGIL.CO -Pergantian Kapolri membawa perubahan di sejumlah posisi strategis Mabes Polri. Salah satunya jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) yang sebelumnya ditempati Komjen Pol Syahardiantono.

Perwira tinggi Polri kelahiran Kabupaten Blora, Jawa Tengah, itu kini dimutasi dari jabatan Kabareskrim. Posisinya digantikan Irjen Pol Asep Safrudin yang sebelumnya menjabat Kapolda Kepulauan Riau.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Telegram diterbitkan setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dalam telegram tersebut, Syahardiantono dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan pada Kantor Staf Presiden (KSP). Dengan demikian, Syahar tidak lagi memimpin Bareskrim Polri.

Sementara kursi Kabareskrim dipercayakan kepada Asep Safrudin. Untuk mengisi posisi Kapolda Kepulauan Riau yang ditinggalkan Asep, Kapolri menunjuk Irjen Pol Suhendri.

Pergantian Syahardiantono menjadi bagian dari rotasi sejumlah pejabat strategis Polri pada awal kepemimpinan Suyudi. Selain Kabareskrim, perubahan juga terjadi pada sejumlah jabatan penting, termasuk Kabaintelkam dan Kabaharkam.

Syahardiantono merupakan perwira tinggi Polri kelahiran Blora pada 2 Februari 1970. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 dan memiliki perjalanan karier panjang di bidang reserse hingga dipercaya menduduki jabatan Kabareskrim.

Ia menjabat Kabareskrim sejak Agustus 2025, setelah sebelumnya menduduki posisi Kabaintelkam Polri. Sebelum masuk jajaran pimpinan tinggi Mabes Polri, Syahardiantono juga pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di bidang reserse.

Mutasi tersebut sekaligus menandai perubahan komposisi sejumlah pejabat utama Polri setelah Suyudi mengambil alih tongkat kepemimpinan Korps Bhayangkara.

Polri menyatakan rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan organisasi, pembinaan karier serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Bagi Blora, pergeseran Syahardiantono menjadi perhatian tersendiri. Nama putra daerah tersebut sebelumnya berada di salah satu posisi paling strategis dalam struktur penegakan hukum Polri, yakni sebagai Kabareskrim.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru