104.353 Peserta PBI JK di Surabaya Dinonaktifkan

Reporter : Saputra
Suasana pelayanan di kantor BPJS Kesehatan. (Dok.Humas BPJS Kesehatan/ Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Sebanyak 104.353 peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kota Surabaya dinonaktifkan mulai 1 November 2026. Penonaktifan tersebut dilakukan menyusul pemutakhiran data kepesertaan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menyikapi kebijakan tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Surabaya meminta masyarakat, khususnya peserta PBI JK, segera mengecek status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar tidak terkendala ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Muhammad Aras, menjelaskan penonaktifan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Peserta yang tidak lagi masuk desil 1-5 tidak lagi menjadi sasaran PBI JK.

"Per 1 November 2026, jumlah peserta PBI JK di wilayah Surabaya yang dinonaktifkan mencapai 104.353 jiwa," ujar Aras, Sabtu (07/11/2026).

Bagi peserta desil 6-10 yang merasa masih tidak mampu, tersedia masa tenggang 90 hari untuk pemutakhiran data lewat kelurahan. Status sosial ekonomi bisa dicek di cekbansos.kemensos.go.id.

Jika sudah mampu, peserta diimbau pindah ke peserta mandiri agar tetap terlindungi.

Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menegaskan warga tidak perlu panik. Warga terdampak bisa dialihkan ke segmen PBPU BP Pemda.

"Apabila masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan, tetapi status kepesertaan PBI JK-nya telah dinonaktifkan, mereka dapat mengajukan reaktivasi melalui segmen PBPU BP Pemda dengan mendatangi puskesmas terdekat," jelas Antiek.

Pemkot Surabaya memastikan layanan gawat darurat dan rawat inap tetap berjalan karena Surabaya menerapkan Universal Health Coverage (UHC).

Lebih lanjut, cek status kepesertaan bisa melalui PASTI JKN di pasti.bpjs-kesehatan.go.id/cek/, Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA 08118165165, Care Center 165, atau kantor BPJS terdekat.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru