Kemenkes Pastikan Dokter dan Nakes Tak Bisa Serta Merta Dipidana

Reporter : Ma'rifah Nugraha
Ilustrasi dokter dan tenaga kesehatan (nakes) (Memanggil.co/Freepik)

MEMANGGIL.CO - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan dokter dan tenaga kesehatan (nakes) dalam menjalankan pelayanannya lebih dilindungi dalam Undang-Undang (UU) Kesehatan yang disahkan bulan lalu. Contohnya, dokter dan nakes tak bisa langsung dipidana atau diperiksa polisi usai dilaporkan terkait pelayanan.

"Apabila dokter dan tenaga kesehatan diduga melakukan tindak pidana ketika mereka memberikan pelayanan lalu dilaporkan, aparat penegak hukum tidak boleh serta-merta melakukan pemeriksaan," kata Staf Ahli Bidang Hukum Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Sundoyo, dilansir Antara, Senin (21/8/2023).

Baca juga: Lilin di Depan Proyek Sekolah Rakyat: Duka dan Tuntutan Keadilan untuk Driver Ojol Tuban

Dia mencontohkan, dalam kondisi darurat, ketika tenaga kesehatan harus mengutamakan keselamatan pasien, dimungkinkan adanya tindakan ekstra yang harus dilakukan yang mungkin di luar prosedur standar pelayanan rutin.

Baca juga: Penyanyi Ashanty Raih Gelar Doktor Unair, Angkat Adaptasi Musisi Lintas Generasi di Era Digital

"Ini memang dalam kondisi darurat, teman-teman tenaga kesehatan ini harus kita berikan perlindungan hukum karena tindakan atau pelayanan bisa tidak sesuai prosedur dan standar pelayanan untuk menyelamatkan pasien," ujarnya.

Saat ini, kata Sundoyo, pemerintah sedang menyusun aturan turunan dari UU Kesehatan, dan bentuk dari majelis ini kemungkinan besar akan menjadi salah satu organ kerja dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dan Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) untuk tenaga kesehatan non-dokter. Nantinya, majelis rencananya tidak hanya diisi oleh dokter, tapi juga oleh tokoh masyarakat, untuk menjaga independensi dalam membuat rekomendasi.

Baca juga: Dua Spesialis Curanmor Asal Blora Dibekuk Polisi Tuban

"Majelis akan berfungsi menangani dugaan pelanggaran etik dan disiplin," tandasnya.

Editor : Ma'rifah Nugraha

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru