Bogor, MEMANGGIL.CO - Fakultas Teknik Universitas Pakuan (Unpak) Bogor mencatat lonjakan jumlah mahasiswa baru pada tahun akademik 2026-2027. Hingga September 2026, sebanyak 261 mahasiswa baru tercatat telah bergabung di lima program studi yang tersedia.
Jumlah tersebut menjadi sinyal meningkatnya minat calon mahasiswa terhadap pendidikan di bidang teknik. Bahkan, angka penerimaan mahasiswa baru tahun ini disebut mengalami kenaikan hampir 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Pakuan Bogor, Dr. Ir. Lilis Sri Mulyawati, mengatakan ratusan mahasiswa baru tersebut tersebar di Program Studi Teknik Geodesi, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Teknik Elektro, Teknik Sipil, serta Teknik Geologi.
“Jumlah mahasiswa baru Fakultas Teknik tahun ini 261. Terdiri dari lima program studi,” kata Lilis, ditulis Senin (21/9/2026).
Dari lima program studi tersebut, Teknik Geologi menjadi salah satu program studi dengan jumlah mahasiswa baru cukup tinggi. Saat ini, jumlah mahasiswa baru di program studi tersebut mencapai sekitar 90 orang.
Lilis menyebut pertumbuhan mahasiswa baru tahun ini tidak lepas dari strategi promosi yang dilakukan Fakultas Teknik. Promosi dilakukan secara lebih masif, terutama dengan memanfaatkan media sosial untuk menjangkau calon mahasiswa.
“Peningkatannya hampir 80 persen, hampir dua kali lipat. Kalau sampai tanggal 30 September nanti kita sampai 300, sudah 100 persen peningkatannya,” ujarnya.
Promosi Digital Digenjot
Upaya memperkenalkan Fakultas Teknik Unpak kepada calon mahasiswa telah dilakukan sejak akhir 2025. Fakultas membentuk tim promosi yang secara khusus bertugas memperluas informasi mengenai program studi, fasilitas, hingga peluang pendidikan di bidang teknik.
Menurut Lilis, strategi tersebut mulai menunjukkan hasil. Bahkan sejak akhir Desember 2025, jumlah pendaftar yang masuk telah mencapai lebih dari 50 orang.
“Jumlah mahasiswa kemarin peningkatannya, saya genjot di promosi. Sekarang promosi melalui media sosial dan saya punya tim promosi yang cukup solid,” jelasnya.
Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu pendekatan untuk mengikuti pola pencarian informasi generasi muda yang semakin banyak menggunakan platform digital sebelum menentukan pilihan pendidikan tinggi.
KIP Kuliah Masih Dibuka
Selain penerimaan melalui jalur reguler, Fakultas Teknik Unpak juga masih memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa melalui program KIP Kuliah.
Saat ini tersedia kuota sekitar 20 hingga 30 mahasiswa, terutama bagi calon mahasiswa dari wilayah Kabupaten Bogor. Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran antara lain Babakan Madang, Citeureup, Cibinong dan sekitarnya.
Lilis menjelaskan, calon mahasiswa dari kelompok ekonomi tertentu, termasuk mereka yang masuk desil 1 hingga 4 atau sebelumnya memperoleh Program Indonesia Pintar (PIP), dapat menjadi sasaran penerima KIP Kuliah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kesempatan tersebut masih terbuka, khususnya pada Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) yang hingga kini masih memiliki kuota.
AI Masuk Kurikulum Teknik
Di balik peningkatan jumlah mahasiswa baru, Fakultas Teknik Unpak juga melihat perubahan minat generasi muda terhadap bidang keteknikan. Salah satu perkembangan yang menjadi perhatian adalah meningkatnya pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pendidikan teknik.
Lilis mengatakan perkembangan AI membuat bidang teknik semakin relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. Karena itu, materi berkaitan dengan AI mulai diintegrasikan ke dalam kurikulum 2026 yang diterapkan pada tahun akademik 2026-2027.
“Sekarang di mana-mana AI. Teknik kalau tidak kenal AI, ya bukanlah teknik,” ujarnya.
Implementasi AI disesuaikan dengan karakter masing-masing program studi. Pada Program Studi PWK, misalnya, mahasiswa mulai dikenalkan dengan pemanfaatan AI dalam mendukung proses perencanaan kota.
Sementara di Program Studi Teknik Elektro, materi dan pemanfaatan AI juga mulai menjadi bagian dari pembelajaran sesuai perkembangan keilmuan dan teknologi di bidang tersebut.
Menurut Lilis, perkembangan AI turut mengubah gambaran mengenai dunia pendidikan teknik. Bidang teknik tidak lagi semata-mata identik dengan pekerjaan yang mengandalkan aktivitas fisik, tetapi juga membutuhkan kemampuan analisis, teknologi digital, dan pemanfaatan sistem berbasis kecerdasan buatan.
“Kalau AI kan tidak pakai fisik, tapi memang itu yang kita pelajari banyak di hampir semua program studi,” katanya.
Dengan proses penerimaan mahasiswa baru yang masih berlangsung hingga 30 September 2026, Fakultas Teknik Unpak masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang keteknikan, termasuk melalui jalur KIP Kuliah yang kuotanya masih tersedia pada program studi tertentu.