Naik Pesawat, Presiden Jokowi dan Istri Dolan ke Bumi Wali Tuban

memanggil.co
Presiden Jokowi dolan ke Kabupaten Tuban. (Memanggil.co/Ist)

MEMANGGIL.CO - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dolan ke Tuban, Jawa Timur, dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pukul 07.10 WIB, dan tiba di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, sekitar pukul 08.00 WIB.

Presiden dan Ibu Negara disambut oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf beserta istri, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Hermanto beserta istri, Pangkoarmada II Laksda TNI Maman Firmansyah beserta istri, serta Danlanud Kolonel Pnb. Sugeng Budiono beserta istri.

Baca juga: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian

Presiden dan Ibu Negara kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU. Agendanya yaitu dolan ke Kawasan Daulat Pangan Serikat Petani Indonesia di Desa Senori, Kecamatan Merakurak.

Tanam Padi dan Sapa Pedagang Pasar

Kepala Negara akan melakukan tanam padi dan berdialog bersama sejumlah perwakilan petani. Setelah itu, Presiden akan menuju Pasar Sambonggede untuk menyapa para pedagang sekaligus memberikan sejumlah bantuan sosial.

Selesai acara dari kabupaten yang dikenal dengan Bumi Wali Tuban dan Bumi Ronggolawe Tuban, Presiden Jokowi beserta isti akan kembali ke Bandara Internasional Juanda dengan menggunakan helikopter untuk kemudian lepas landas meninggalkan Jawa Timur.

Baca juga: Lawan Gugatan Rp 500 Miliar, Danielle Eks NewJeans 'Invasi' Medsos China, Sinyal Karier Global?

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur yaitu Sekretaris Militer Presiden Laksda TNI Hersan, Komandan Paspampres Mayjen TNI Rafael Granada Baay, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Baca juga: Jadi Beban Keuangan, Bupati Pindah 82 Pegawai RSUD dr. Koesma Tuban

• Silakan baca Berita dan Artikel lainnya di Google News

Editor : Ahmad Adirin

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru