MEMANGGIL.CO - Ketua DPRD Blora, Mustopa, angkat bicara soal permasalahan Pasar Sido Makmur jadi sarang maling. Sebelumnya, dua wakilnya yakni Siswanto dan Lanova Candra Tirtaka telah berkomentar masalah tersebut.
"Minggu depan tak undange (panggil) kabeh dinas terkait (pihak Dindagkop UKM Blora)," ujarnya pada Memanggil.co, Jumat (8/11/2024)
Baca juga: Tak Perlu Jauh ke Kota Besar, RSUD Blora Kini Punya Cathlab DSA untuk Jantung dan Pembuluh Darah
Politisi dari PKB ini juga akan mengundang pedagang yang kehilangan barang-barang dagangannya.
Upaya ini dilakukan demi mendengarkan secara langsung uneg-uneg yang ingin disampaikan.
"Pedagang yang kehilangan biar cerita semua," ungkapnya.
Mustopa mengarahkan wartawan yang ingin membantu dan mengawal permasalahan yang dialami pedagang, supaya bisa turut hadir atau datang saat pihaknya mengundang dinas terkait dan pedagang yang kehilangan barang dagangan.
Keinginan Pedagang yang Kemalingan
Atas kepedulian pimpinan DPRD Blora, pedagang Pasar Sido Makmur yang kehilangan barang dagangannya hingga dua kali, menyampaikan keterangan terbarunya.Baca juga: Jejak Tua RSUD Blora: Kisah Dokter Soetijono dan Bunker Rahasia yang Kini Jadi Gudang Obat
"Pengen malinge kecekel opo dikei CCTV," demikian keterangan tertulis yang diterima awak media ini.
Rapuhnya pengamanan di pasar setempat perlu dievaluasi. Serta dalam kesempatan ini, pedagang menyatakan tidak minta ganti rugi.
"Hanya memberitahu kalau pasar sido makmur banyak maling," terangnya.
Baca juga: Curanmor Dominasi Kriminalitas di Blora, 11 Kasus Masih Misterius
Lebih lanjut, pedagang mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah sudah menyediakan tempat untuk berjualan.
"Kami hanya berharap semoga pasar aman tentram dan damai. Terima kasih kepada pemerintah sudah mau merencanakan akan diadakannya CCTV ke Blok C," tandasnya.
Editor : Redaksi