MEMANGGIL.CO - Sebagai upaya memastikan kesehatan ternak yang diperdagangkan serta mencegah penyebaran Pennyakit Mulut dan Kuku (PMK), Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, bersama tim kesehatan hewan, melaksanakan kegiatan skrining dan desinfeksi di Pasar Hewan Pon Blora, Selasa, (25/2/2025).
Dilansir dari akun Instagram resmi DP4 Blora (@dp4.blora), kegiatan skrining dilakukan dengan memeriksa ternak yang masuk ke pasar serta kendaraan pengangkut ternak. Adapun hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa ternak yang dijual di pasar dalam kondisi sehat dan tidak membawa penyakit yang berpotensi menular.
Baca juga: Momen Lebaran 1447 H, Volume Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 652.692 Pengguna
"Hasil skrining yang dilakukan menunjukkan bahwa sebagian besar ternak yang datang ke Pasar Hewan Pon Blora berasal dari wilayah Blora dan daerah sekitarnya. Lebih lanjut, tidak ditemukan adanya indikasi PMK yang selama ini menjadi salah satu penyakit menular yang dapat merugikan peternak," tulis postingan tersebut.
Selain pemeriksaan fisik terhadap ternak, kegiatan ini juga diisi dengan komunikasi informasi dan edukasi kepada para peternak, pedagang, dan pengunjung pasar.
Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pentingnya bagi peternak untuk tidak membawa sapi yang sakit ke pasar.
Baca juga: KAI Wisata Pilihan Favorit Penumpang di Masa Angkutan Lebaran 2026
"Hal ini dilakukan untuk menjaga agar pasar tetap beroperasi dengan lancar dan aman, serta mencegah penularan penyakit yang dapat merugikan semua pihak," tulisnya lagi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, DP4 Blora berharap diharapkan Pasar Hewan Pon akan terus menjadi tempat jual beli ternak yang sehat dan bebas dari penyakit.
Baca juga: Polisi Bongkar Motif Pemuda Tuban Ancam Bunuh Ayah hingga Aniaya Adik
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjaga kelancaran aktivitas perdagangan ternak di Kabupaten Blora, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan hewan untuk mencegah penyebaran penyakit yang dapat merugikan industri peternakan.
Tambahan informasi, kegiatan skrining dan desinfeksi ini berlangsung dengan aman dan tertib. Prosesnya mendapat respon positif dari para peternak dan pedagang.
Editor : Ma'rifah Nugraha