Sungai Cihonje Meluap, Petani di Sumedang Gagal Panen

memanggil.co
Seorang petani, Mengambil Padi yang rusak akibat luapan sungai Cihonje (Memanggil.co/Husni Nursyaf)

MEMANGGIL.CO - Akibat hujan deras yang tinggi, Sungai Cihonje di Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat meluap mengakibatkan petani gagal panen, Jum’at (05/05/2023).

Luapan sungai Cihonje mengakibatkan delapan hektar sawah di Kecamatan tersebut, lebih tepatnya di Dusun Peusar mengalami gagal panen karena tergerus derasnya aliran air.

Baca juga: Polemik Lebar Sungai Kalianak, DPRD Surabaya Minta Penandaan Rumah Warga Dihentikan Sementara

“Saya jadi gagal panen. Tadinya hari Senin mau panen, bahkan beberapa sudah ada yang dipanen. Padi yang disimpan di area pinggir sungai habis terbawa derasnya air,'' ujar Suhada, pemilik sawah di Dusun Peusar.

Baca juga: Sinergi PLN dan BKSDA Bali di Kawasan Konservasi Pulau Dewata

Menurutnya kejadian seperti ini sudah terjadi ke tiga kalinya. Akibatnya sebanyak delapan hektar sawah gagal panen.

Selain mengakibatkan gagal panen, luapan sungai tersebut juga merusak jembatan yang berada di Kampung Nagerang, Desa Gunasari, Kecamatan Sumedang Selatan.

Baca juga: Ramadan Produktif di Tuban, H. Eko Wahyudi Anggota Komisi IV DPR RI Gaungkan Sinergi Menuju Swasembada Pangan

“Jembatan ini rusak karena luapan sungai Cihonje. Bahkan, kondisi jembatan ada lubang di bagian atas. Untuk sementara ditutup dengan kayu dan Bambu sehingga hanya bisa dilintasi satu motor saja,” ucapnya.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru