MEMANGGIL.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Muhaimin, menggelar reses di kawasan Sidosermo Gang Langgar, RW 1, Kelurahan Sidosermo,Senin (8/9) lalu
Dalam dialog bersama warga, Muhaimin mendengarkan berbagai masukan, terutama terkait kondisi pasca-kerusuhan yang sempat terjadi di beberapa wilayah. Banyak warga yang masih merasa takut dan cemas.
Baca juga: Serbuan Ketupat di Pesisir Kenjeran: Tradisi Syukur yang Terus Hidup
Menanggapi hal itu, Muhaimin mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu mengadakan penjagaan mandiri atau "PAM swakarsa".
"Kita harus mengantisipasi oknum-oknum yang menginginkan Surabaya tidak aman," kata Muhaimin yang juga Ketua DPC PPP Kota Surabaya.
"Warga tidak perlu cemas.Pemerintah dan aparat sudah bekerja. Kita harus yakin Surabaya bisa kembali tenang dan beraktivitas seperti sedia kala."sambungnya.
Baca juga: Dari Serabut Kelapa ke Karya Bernilai: Inovasi Tas Ramah Lingkungan Karya Mahasiswa Ubaya
Selain isu soal keamanan, reses ini juga menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi seputar infrastruktur dan fasilitas lingkungan.
Beberapa warga mengusulkan perbaikan jalan dan saluran air, yang disambut baik karena sudah ditangani oleh pihak kelurahan dan Pemerintah Kota Surabaya.
Namun, ada pula usulan yang belum masuk dalam anggaran, seperti pengadaan seragam Linmas, sound system, hingga tenda dan terop untuk kegiatan warga. Semua permintaan ini langsung ditampung oleh Muhaimin.
Baca juga: Momen Lebaran 1447 H, Volume Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 652.692 Pengguna
"Semua masukan akan kami inventarisir dan perjuangkan agar bisa masuk ke dalam anggaran,” ungkapnya.
Muhaimin berharap usulan-usulan ini bisa direalisasikan pada anggaran tahun 2025-2026. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya sendiri menargetkan pembangunan infrastruktur fisik rampung pada 2026.
Editor : B. Wibowo