Surabaya, MEMANGGIL.CO - Petugas keamanan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengamankan puluhan burung langka yang dibawa pemudik dari Papua.
Satwa tersebut ditemukan saat pemeriksaan ketat barang bawaan penumpang kapal laut Pelni KM Gunung Dempo yang bersandar di pelabuhan tersebut.
Saat penumpang turun, petugas keamanan melakukan pemeriksaan dan ditemukan puluhan burung yang diduga merupakan satwa dilindungi.
Beberapa jenis burung yang ditemukan dan diamankan pada Kamis (19/3/2026) lalu ini adalah burung kakaktua, nuri hingga burung jagal Papua.
Ironisnya, sejumlah burung dari Papua ditemukan dalam kondisi mati. Diduga burung-burung tersebut mati akibat kepanasan selama perjalanan di kapal.
Kepala Cabang Pelni Surabaya, Roni Abdullah, menegaskan bahwa setiap barang yang masuk akan diperiksa secara ketat.
“Setiap apapun yang turun pasti kita lakukan pengecekan. Kalau tidak sesuai aturan, pasti kita tahan dan kita tindak lanjutkan. Untuk burung, kita koordinasi dengan teman-teman BKSDA,” jelasnya, Kamis (26/3/2026).
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh barang bawaan penumpang.
“Yang jelas setiap apa pun yang turun pasti kita juga lakukan pengecekan di sini ya. Artinya kalau barang apa pun itu kalau tidak sesuai dengan aturan dari kita pasti kita akan tindaklanjuti dan kita tahan oleh pihak tim pengamanan kita ya. Kita dibantu saat ini untuk pengamanan dibantu oleh bapak-bapak dari Angkatan Laut tadi bekerja sama dengan beliau,” terangnya.
Roni menjelaskan bahwa setelah diamankan, burung tersebut diserahkan kepada pihak berwenang.
“Selanjutnya pihak yang berwenanglah yang nanti yang menindaklanjuti atas temuan yang kita temukan. Nah, kalau burung biasanya kita berkoordinasi dengan kepala teman-teman dari BKSDA ya terkait temuan burung-burung ini,” pungkas Roni.