Tuban, MEMANGGIL.CO – Sebanyak 78 desa dari 328 desa dan kelurahan di Kabupaten Tuban belum bisa membangun gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo untuk mendorong perekonomian desa. Kendala utama yang dihadapi adalah persoalan lahan bangunan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Gunadi, menjelaskan bahwa puluhan desa tersebut belum memenuhi syarat teknis yang ditentukan.

“Saat ini ada 78 unit yang statusnya masih mengalami permasalahan lahan,” kata Gunadi, Minggu (29/3/2026).

Rinciannya, 51 desa sebenarnya sudah memiliki lahan, tetapi belum memenuhi standar teknis pembangunan. Sementara 27 desa lainnya belum memiliki lahan sama sekali.

“Dari 78 itu, 51 sudah ada lahannya tapi tidak memenuhi syarat, sedangkan 27 lainnya belum memiliki lahan,” tegas Gunadi.

Meski menghadapi kendala, Pemerintah Kabupaten Tuban terus mencari solusi agar program ini tetap berjalan.

Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, menyebut salah satu alternatif yang sedang dikaji adalah pembangunan gerai koperasi dengan konstruksi bertingkat, khusus bagi desa yang memiliki lahan terbatas.

“Secara teknis disampaikan ada kebijakan bagi yang ada kendala, mungkin nantinya dibangun bertingkat,” jelas Wabup Joko.

Sate Pak Rizki

Dengan konsep bertingkat, pembangunan tidak lagi harus bergantung pada luas lahan ideal 1.000 meter persegi. Artinya, desa-desa dengan lahan terbatas tetap bisa mengembangkan gerai koperasi melalui desain bangunan yang menyesuaikan kondisi lapangan.

“Nanti mungkin dengan spesifikasi baru akan diarahkan menjadi konstruksi bertingkat,” tambahnya.

Di tengah tantangan tersebut, progres pembangunan gerai KDMP di Tuban tetap berjalan. Hingga Maret 2026, tercatat sudah ada 42 gerai yang berdiri dan tersebar di 20 kecamatan.

Pengelolaan koperasi juga diperkuat dengan dukungan armada operasional. Truk distribusi telah diserahkan untuk menunjang aktivitas koperasi, mulai dari manajemen hingga distribusi hasil usaha.

“Truk telah diserahkan untuk mendukung manajemen, operasional, dan distribusi hasil usaha Koperasi Desa Merah Putih,” pungkasnya.