Surabaya, MEMANGGIL.CO - Jenazah perempuan lanjut usia (lansia) ditemukan dalam kondisi mengambang tersangkut di pintu air Bozem Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Sabtu (28/3/2026).

Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam setelah terjatuh ke saluran air di sekitar lokasi kejadian.

Seorang petugas yang berjaga di area sekitar pintu air, Rama mengatakan, mayat korban diketahui saat mesin penyedot dan pengeruk sampah beroperasi. 

"Pagi tadi ketika alat mengeruk dasar sungai, muncul mayat yang kemudian mengambang dan tersandar di dinding sungai," kata Rama. 

Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 06.07 WIB dan langsung mengerahkan tim ke lokasi.

“Petugas tiba di lokasi sekitar tujuh menit setelah laporan masuk. Saat kami tiba, jenazah korban masih berada di area bozem dan segera dilakukan proses evakuasi bersama tim gabungan,” terang Linda.

Korban diketahui berinisial Musrikah (82), warga Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng. Berdasarkan identifikasi awal di lapangan, korban merupakan perempuan lansia dengan ciri-ciri rambut pendek berwarna putih, mengenakan kemeja kotak-kotak putih biru serta celana kain berwarna hitam.

Sate Pak Rizki

Linda menjelaskan proses evakuasi dilakukan bersama Posko Terpadu Timur, petugas Inafis Polrestabes Surabaya, serta ambulans dari Dinas Sosial Kota Surabaya.

“BPBD melakukan evakuasi jenazah dari rumah saringan sampah di area bozem. Setelah berhasil dievakuasi, proses identifikasi lanjutan dilakukan oleh tim Inafis sebelum jenazah dibawa menggunakan ambulans Dinas Sosial menuju rumah sakit,” ujarnya.

Linda menambahkan pihak keluarga korban telah berada di lokasi dan mendampingi selama proses evakuasi berlangsung.

Meski penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang, namun dugaan sementara korban meninggal akibat tenggelam setelah terjatuh ke area saluran air di sekitar permukiman.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak terkait untuk memastikan penyebab kematian secara medis," jelas Linda.