Pati, MEMANGGIL.CO - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Pati dalam beberapa hari terakhir memicu banjir di Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan. Air meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga, membuat aktivitas lumpuh dan memaksa sebagian masyarakat mengungsi demi keselamatan.
Di tengah kondisi darurat tersebut, Babinsa Desa Ngastorejo Koramil 05/Jakenan, Serda Yanto, turun langsung ke lokasi banjir.
Dengan menggunakan perahu milik Koramil, ia mengevakuasi warga satu per satu menuju tempat yang lebih aman, menyusuri genangan air yang menutup akses jalan desa, Kamis (15/1/2026).
Perahu evakuasi bolak-balik mengangkut warga, mulai dari anak-anak, ibu-ibu hingga lansia. Air banjir terpantau cukup tinggi, mencapai 1 hingga 2 meter di area persawahan, 50 hingga 80 sentimeter di jalan desa, serta 30 hingga 50 sentimeter di dalam rumah warga.
Kondisi ini membuat sebagian besar perabot rumah tangga terendam dan lahan pertanian gagal panen sementara.
Sebagian warga memilih bertahan di rumah untuk menjaga barang berharga, meski harus hidup berdampingan dengan genangan air.
Sementara warga lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat atau lokasi yang tidak terdampak banjir. Babinsa bersama perangkat desa terus melakukan pemantauan guna memastikan keselamatan warga tetap terjaga.
Hingga saat ini, Babinsa Koramil 05/Jakenan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait dalam pendataan warga terdampak serta penyaluran bantuan.
Sejumlah bantuan dari berbagai donatur mulai disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, seperti makanan siap saji, air bersih, dan perlengkapan darurat.
Di tengah bencana banjir yang melanda Desa Ngastorejo, kehadiran Babinsa menjadi harapan dan penguat bagi masyarakat.
Tidak hanya menjalankan tugas kewilayahan, Babinsa hadir langsung membantu warga, membuktikan peran TNI sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana dan pengayom masyarakat.
Editor : Ahmad Adirin