Tuban, MEMANGGIL.CO - Hanya dalam hitungan sekitar satu menit, ketenangan Desa Tegalrejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, berubah menjadi kepanikan.
Angin puting beliung datang tanpa banyak peringatan, menyapu dua dusun, yakni Dusun Mejeruk dan Dusun Brao, pada Minggu (01/02/2026), meninggalkan jejak kerusakan yang membuat warga terdiam dan terhenyak.
Baca juga: Tiga Kades Tersangka Tatap Aman di Kursi Jabatan, Pemkab Tuban Main Aman
Atap-atap rumah beterbangan, dinding-dinding roboh, dan pepohonan tumbang melintang menutup akses jalan desa. Puluhan rumah warga tak luput dari amukan angin, dengan tingkat kerusakan yang beragam, dari ringan hingga berat.
Desa yang biasanya tenang mendadak dipenuhi suara retakan kayu, seng terpelintir, dan jerit kaget warga yang berusaha menyelamatkan diri.
Kepala Desa Tegalrejo, Muhajir Sultoni, menyebut peristiwa itu terjadi sangat singkat, namun dampaknya luar biasa.
“Anginnya hanya sekitar satu menit, tapi kerusakannya cukup parah. Sekitar 36 rumah warga mengalami kerusakan,” ungkapnya.
Keesokan harinya, Senin (02/02/2026), harapan mulai tumbuh di tengah puing-puing.
Polres Tuban bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menurunkan puluhan personel ke lokasi bencana.
Tanpa ragu, aparat, relawan, dan warga bahu-membahu membersihkan sisa-sisa amukan alam.
Baca juga: Menjaga Jalan Pulang Tetap Selamat: Polres Tuban Siapkan Keselamatan Jelang Ramadan
Seng-seng yang terlepas dikumpulkan, kayu-kayu patah disingkirkan, dan pohon tumbang yang menutup jalan desa dipotong agar akses kembali terbuka.
Kerja bakti itu bukan sekadar membersihkan puing, tetapi juga menguatkan kembali rasa kebersamaan yang sempat diguncang bencana.
Kapolsek Widang, AKP Narko, S.H., menegaskan kehadiran personel gabungan adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab kepada masyarakat.
“Kita hadir di sini untuk membantu warga yang terdampak angin puting beliung. Kita bantu semampu kita,” ujarnya di sela kegiatan.
Selain kerja bakti, petugas juga melakukan pengamanan lokasi serta pendataan kerusakan rumah warga. Pendataan tersebut menjadi langkah awal penanganan lanjutan agar bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang paling terdampak.
Baca juga: Janji Dinkes Tuban Bongkar Keracunan MBG di SMPN 1 Montong Kembali Meleset
Hasilnya, sembilan rumah yang mengalami kerusakan parah dipastikan akan mendapatkan bantuan perbaikan dari BPBD Kabupaten Tuban.
Sebuah kabar yang sedikit mengurangi beban warga yang masih berusaha berdamai dengan kenyataan.
Bencana mungkin datang tanpa permisi, namun di Tegalrejo, satu menit kehancuran dijawab dengan kebersamaan.
Di antara puing dan sisa-sisa ketakutan, tumbuh kembali keyakinan bahwa mereka tidak sendirian, ada tangan-tangan yang siap membantu, dan harapan yang perlahan kembali berdiri.
Editor : Abdul Rohman