Blora, MEMANGGIL.CO - Bursa calon Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memasuki fase krusial. Sejumlah kandidat dikabarkan sudah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) pertama yang diselenggarakan DPW PKB di Semarang, sebagai bagian dari proses sebelum tahapan UKK kedua dalam penentuan rekomendasi dari DPP PKB.
Dari total 19 kandidat yang sebelumnya masuk bursa, sebanyak 10 kandidat terkonfirmasi mengikuti UKK PKB, yang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian akhir partai.
Baca juga: Kepala dan Sekretaris DP4 Absen, Audiensi Dugaan Penggelapan Pupuk Subsidi di Blora Gagal
Adapun nama-nama yang mengikuti UKK antara lain:
- Mustopa (Ketua DPRD Blora, yang juga Sekretaris PKB Blora lama)
- M. Muchklisin, S.Sos (Cak Sin)
- Ahmad Fahim Mulabby (Gus Fahim)
- Mukhlisin, S.E (Gus Sin)
- Maslikan
- Khilmi Yulianjaya
- Munawar
- Arifin
- Abdul Hakim (Ketua PKB 2 Periode)
- Abdulah Aminudin (Mantan Ketua PKB Blora, yang juga Anggota DPRD Jawa Tengah)
Tahapan UKK yang diselenggarakan ini menjadi pintu utama bagi para kandidat untuk menunjukkan kapasitas kepemimpinan, visi politik, serta kesiapan mengelola partai ke depan.
Sementara itu, sejumlah nama dipastikan tidak mengikuti proses UKK atau mengundurkan diri, yakni:
- Setiya Utama
- Jamhuri
- Asrofin
- M. Husain
- KH. Nasir
- Eva Monalisa (tidak jadi ikut karena ujian S2)
- Ratna Pancarini
Selain itu, terdapat beberapa nama yang statusnya belum terkonfirmasi, yakni:
Baca juga: Keluar Rumah Tanpa Pamit, Pelajar SD di Blora Dilaporkan Hilang
- Yusuf Nurbaidi
- Dr. H. Arief Rohman, S.IP (tentatif)
Dinamika ini menunjukkan bahwa peta persaingan dalam bursa Ketua PKB Blora mulai mengerucut. Kandidat yang mengikuti UKK memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP, meski keputusan akhir tetap berada di tangan pengurus pusat.
Seperti diberitakan sebelumnya, bursa calon Ketua PKB Blora memang diwarnai banyak nama dan kepentingan politik internal. Namun, dengan masuknya tahapan UKK, proses seleksi kini bergerak menuju penyaringan yang lebih ketat dan terukur.
Belum ada pernyataan resmi terkait siapa kandidat yang paling diunggulkan. Namun, hasil UKK diperkirakan akan menjadi salah satu faktor penentu dalam penerbitan rekomendasi.
Baca juga: FORKOM Blora Agendakan Audiensi Soal Pupuk Subsidi, Soroti Dugaan Penggelapan
Publik dan kader PKB di Blora kini menunggu keputusan akhir dari DPP terkait siapa sosok yang dinilai paling layak memimpin partai ke depan, sekaligus mampu menghadapi tantangan politik di tingkat daerah.
Pertanyaan pun mengemuka dari deretan nama yang telah mengikuti UKK, siapa yang akhirnya akan mengantongi rekomendasi dari DPP PKB? Mungkinkah yang dapat rekomendasi adalah kandidat kader termuda, ataukah politisi yang sudah punya pengaruh dalam pemerintahan sekaligus punya banyak modal alias cuan? Yuk, kita tunggu kabar selanjutnya.
Editor : Redaksi