Sunyi di Pagi Rengel Tuban: Bayi Dalam Tas dan Perburuan Pelaku yang Masih Misterius
Tuban, MEMANGGIL.CO – Pagi itu, Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, biasanya hanya disambut suara burung dan aktivitas warga yang bersiap ke sawah.
Baca juga: Di Balik WTP ke-11, Pengelolaan Pajak Tuban Jadi Temuan BPK
Namun Kamis, 4 Juni 2026, suasana tenang itu berubah menjadi kepanikan setelah penemuan tragis menggemparkan warga yakni seorang bayi laki-laki ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah tas yang diletakkan di sebuah warung tepi jalan persawahan.
Tas berwarna abu-abu dengan garis pink dan motif bunga itu awalnya hanya tampak seperti barang tertinggal.
Namun siapa sangka, di dalamnya tersimpan sebuah peristiwa yang kemudian mengguncang hati warga setempat.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Ernawati (55), warga yang sedang melintas di sekitar lokasi sekitar pukul 06.00 WIB. Karena merasa janggal dengan tas yang diletakkan di dalam warung, ia memutuskan untuk memeriksanya lebih dekat.
“Saksi merasa terkejut mendapati seorang bayi laki-laki dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam tas,” ungkap Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto.
Dalam kepanikan, Ernawati segera memanggil suaminya, Nur Sahid (63), sebelum keduanya melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian.
Tak lama kemudian, petugas Polsek Rengel bersama jajaran Polres Tuban tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area.
Baca juga: Legalisasi Minyak Rakyat Blora, PT MCN Tegaskan Hanya Penampung dan Penghubung ke Pertamina
Di balik garis polisi yang kemudian dipasang, tim identifikasi bekerja mengumpulkan setiap petunjuk yang mungkin mengarah pada pelaku yang tega meninggalkan bayi tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga bayi tersebut baru saja dilahirkan. Beratnya sekitar 2,9 kilogram dengan panjang 62 sentimeter, memperlihatkan bahwa ia masih dalam usia sangat dini.
“Diperkirakan bayi lahir tadi malam. Kemungkinan besar meninggal karena kemasukan air ketuban dan kehabisan oksigen,” jelas IPTU Siswanto.
Hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Rengel dan Tim Identifikasi Polres Tuban juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi.
Baca juga: Pemkab Tuban Sebut Pasokan Solar Normal, Sopir Masih Antre Berjam-jam
Kondisi tali pusar yang masih basah semakin memperkuat dugaan bahwa bayi tersebut ditinggalkan tak lama setelah dilahirkan.
“Bayi ditemukan dalam kondisi sudah meninggal di dalam tas, dengan selimut warna putih kebiruan bermotif gambar binatang,” tambahnya.
Selain melakukan pemeriksaan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya tas abu-abu kombinasi pink, kerudung warna coklat muda, serta beberapa barang lain yang kini tengah dianalisis untuk mengungkap pelaku.
Lebih lanjut, hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan intensif Polres Tuban. Termasuk jejak pelaku yang masih menjadi misteri yang terus diburu aparat kepolisian.
Editor : Abdul Rohman