Berstatus Unggul, UKWMS Masuk Jajaran Kampus Elit Asia dan Perkuat Akses Beasiswa

Reporter : Adji
Warek 1 Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, Inovasi, dan Bisnis UKWMS, Dr. F.V. Lanny Hartanti, saat memaparkan progres UKWMS (Adji/Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) berhasil mengukuhkan posisinya sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik nomor satu di Kota Surabaya berdasarkan pemeringkatan terbaru Webometrics.  

Di tingkat nasional, UKWMS menempati peringkat ke-13 untuk kategori PTS, serta masuk dalam radar pemeringkatan regional pada posisi 173 di Asia Tenggara (QS Southeast Asia) dan klaster 1100–1200 di tingkat Asia. 

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, Inovasi, dan Bisnis UKWMS, Dr. F.V. Lanny Hartanti, memaparkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen jangka panjang universitas berusia 65 tahun tersebut dalam menjaga mutu pendidikan di atas standar minimal yang ditetapkan pemerintah.  

Saat ini, universitas telah mengantongi akreditasi institusi institusional "Unggul", dengan persentase program studi (prodi) berstatus unggul yang kini telah mencapai 30 persen. 

Lanny menjelaskan, di tengah upaya mempertahankan mutu operasional, UKWMS menerapkan strategi pengalokasian anggaran yang berpusat pada mahasiswa.  

Pihak Rektorat memilih bersikap selektif dalam pengajuan sertifikasi internasional formal yang saat ini baru mencakup empat prodi demi mengalihkan anggaran tersebut menjadi dana bantuan pendidikan langsung. 

"Biaya akreditasi, baik nasional melalui Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) maupun internasional, sangat mahal. Oleh karena itu, kami memilih mendedikasikan dan memfokuskan dana tersebut untuk layanan langsung kepada anak didik," kata Lanny dalam acara Media Gathering, Rabu, 24 Juni 2026. 

Menurutnya, upaya tersebut diwujudkan melalui penyediaan 63 jenis skema bantuan, mulai dari subsidi potongan uang kuliah hingga beasiswa penuh. 

Total serapan dana bantuan yang digelontorkan mencapai Rp.17 miliar per tahun. Stimulus finansial ini disalurkan kepada rata-rata 3.925 mahasiswa per tahun, atau mencakup sekitar 60 hingga 70 persen dari total mahasiswa aktif di UKWMS. 

Strategi jaring pengaman ekonomi ini sengaja diperkuat untuk merespons tantangan ekonomi pascapandemi dan krisis global saat ini.  

Manajemen kampus juga menegaskan, fokus utama universitas saat ini adalah memastikan generasi muda tetap dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas tinggi tanpa terhambat kendala finansial. 

Meski selektif terhadap sertifikasi formal global, UKWMS memastikan portofolio internasionalisasi kampus tetap berjalan aktif melalui kerja sama akademik riil.  

"Saat ini, universitas telah mengoperasikan program kolaboratif aktif bersama sejumlah mitra strategis mancanegara, di antaranya dari China, Taiwan, dan Australia, serta universitas dalam negeri," pungkas Lanny Hartanti.
 

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru