Bojonegoro, MEMANGGIL.CO - Untuk pertama kalinya sejak institusi tersebut berdiri, tongkat komando Polres Bojonegoro akan dipegang oleh seorang polisi wanita (Polwan).
Adalah AKBP Yenny Diarty, perwira menengah Polri yang ditunjuk Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo untuk memimpin Polres Bojonegoro menggantikan AKBP Afrian Satya Permadi.
Baca juga: Dewan Komisaris PLN Tinjau Infrastruktur Strategis di Jatim, Pastikan Pasokan Listrik Jawa-Bali Aman
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.
Mutasi tersebut sekaligus menjadi tonggak sejarah baru bagi Polres Bojonegoro. Sebab, AKBP Yenny tercatat sebagai perempuan pertama yang dipercaya memimpin institusi kepolisian di Kabupaten Bojonegoro.
AKBP Yenny Diarty bukan sosok baru di lingkungan Korps Bhayangkara. Polwan kelahiran Jawa Timur tersebut merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) yang telah mengabdikan diri di institusi Polri selama puluhan tahun.
Sepanjang kariernya, AKBP Yenny dikenal memiliki rekam jejak kuat di bidang pembinaan sumber daya manusia (SDM), pengembangan personel, serta manajemen organisasi kepolisian.
Sebelum dipercaya memimpin Polres Bojonegoro, AKBP Yenny menjabat sebagai Kasubbagjiansis Bagjianbang Rowatpers SSDM Polri.
Jabatan tersebut memiliki tugas strategis dalam menyusun dan mengkaji sistem pembinaan karier, pola pengembangan personel, serta evaluasi kebijakan pembinaan anggota Polri di tingkat nasional.
Posisi tersebut menuntut kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta pemahaman mendalam terhadap tata kelola organisasi modern.
Tidak hanya berkutat di bidang administrasi dan pembinaan personel, AKBP Yenny juga memiliki pengalaman panjang di berbagai satuan kewilayahan. Berbagai penugasan tersebut membentuk karakter kepemimpinan yang dikenal disiplin, komunikatif, dan humanis.
Baca juga: Antisipasi Antrean, Dindik Jatim Perpanjang Jadwal Pengambilan PIN SPMB 2026
Tantangan Baru di Bojonegoro
Penugasan sebagai Kapolres Bojonegoro menjadi tantangan baru bagi AKBP Yenny. Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu daerah strategis di Jawa Timur dengan karakteristik wilayah yang cukup kompleks.
Selain memiliki wilayah pedesaan yang luas, Bojonegoro juga dikenal sebagai daerah penghasil minyak dan gas bumi (migas) terbesar di Jawa Timur. Sejumlah objek vital nasional, seperti kawasan industri migas, menjadi perhatian serius dalam pengamanan.
Di sisi lain, tantangan kamtibmas di Bojonegoro juga cukup beragam, mulai dari kriminalitas konvensional, pengamanan kegiatan masyarakat, konflik sosial, hingga pengamanan agenda pemerintahan dan investasi daerah.
Pengalaman panjang AKBP Yenny di bidang manajemen organisasi dan pembinaan personel dinilai menjadi modal penting dalam mengelola ribuan personel Polres Bojonegoro sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Baca juga: 213 Karateka Jatim Berebut Tiket Kejurnas PB FORKI
Penunjukan AKBP Yenny juga dipandang sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan ruang yang semakin luas bagi polisi wanita untuk menduduki jabatan strategis.
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak Polwan yang dipercaya menduduki posisi penting, baik di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.
Kehadiran AKBP Yenny diharapkan tidak hanya mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bojonegoro tetap kondusif, tetapi juga membawa semangat baru dalam meningkatkan pelayanan publik yang profesional, modern, dan humanis.
Dengan rekam jejak yang dimilikinya, masyarakat Bojonegoro menaruh harapan besar agar kepemimpinan AKBP Yenny mampu melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis pejabat sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi baru di tubuh Polres Bojonegoro.
Dalam waktu dekat, serah terima jabatan Kapolres Bojonegoro dijadwalkan akan dilaksanakan di Mapolda Jawa Timur bersama sejumlah pejabat utama dan Kapolres jajaran lainnya yang turut dimutasi dalam rotasi terbaru Kapolri.
Editor : Redaksi