Laka Kerja, Ledakan Trafo di Pabrik Semen Indonesia Tuban Lukai Pekerja PT Swabina Gatra

Reporter : Redaksi
Pabrik Semen Indonesia (Persero) Tbk. (dok, memanggil.co)

Tuban, MEMANGGIL.CO – Suasana kerja di salah satu area elektrikal PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kabupaten Tuban, mendadak berubah mencekam pada Senin pagi (6/7/2026).

Aktivitas perawatan yang semestinya berjalan sesuai prosedur justru berujung insiden yang melukai seorang pekerja.

Baca juga: Sokong Industri Besar, PLN dan Gudang Garam Bahas Relokasi Gardu Induk 70 kV

Seorang pekerja alih daya PT Swabina Gatra bernama Sukarno (41), warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bakar akibat ledakan trafo di lokasi kerja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban bersama tim tengah melakukan pekerjaan perawatan peralatan listrik di area tersebut.

Dalam proses pekerjaan, korban membuka cover depan untuk mengeluarkan draw out switchgear sesuai kebutuhan teknis di lapangan.

Namun, pada tahap berikutnya, korban diduga membuka cover bagian belakang incoming yang masih dalam kondisi bertegangan tinggi.

Situasi inilah yang diduga menjadi pemicu terjadinya ledakan akibat hubungan arus pendek (short circuit).

Ledakan tersebut tidak hanya menyebabkan gangguan kelistrikan hingga Gardu Induk Tuban 4 padam, tetapi juga merusak sejumlah peralatan di lokasi kejadian.

Lebih tragis, insiden itu mengakibatkan Sukarno mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuhnya.

"Korban telah dibawa ke IGD RSNU Tuban dan saat ini sedang mendapatkan penanganan medis," ujar salah seorang sumber sambil menunjukkan foto kondisi korban yang tengah dirawat.

Baca juga: Jadi Proyek Strategis, Dinkes Tuban Siapkan Skema Pelayanan Selama Pembangunan Puskesmas Widang

Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa sebelum insiden terjadi, tim sempat melakukan prosedur grounding. Namun demikian, penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi dari pihak berwenang.

Perusahaan Diduga Abaikan K3 

Peristiwa ini kemudian memunculkan sorotan terhadap penerapan dan pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja. Meski demikian, dugaan adanya kelalaian atau kekurangan prosedur masih belum dapat dipastikan dan menunggu hasil investigasi resmi.

Pengawas Ketenagakerjaan Jawa Timur Sub Korwil Tuban, Erny Kartikasari, membenarkan adanya laporan kecelakaan kerja tersebut.

Namun, ia menyatakan pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci kronologi kejadian karena belum melakukan pemeriksaan langsung di lapangan.

Baca juga: Inilah 24 Mahasiswa IAIKU Blora yang Lolos KKN Internasional ke Malaysia

"Informasi yang kami terima, ada ledakan trafo yang mengenai satu pekerja," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kerek, Polres Tuban, IPTU Kastur, mengaku hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait insiden tersebut.

Perusahaan Kompak Pilih Bungkam 

Di sisi lain, pihak perusahaan juga belum memberikan keterangan resmi. Senior Manager Corporate Communication PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Dharma Suyata, belum merespons saat dikonfirmasi mengenai insiden kecelakaan kerja tersebut, termasuk pertanyaan terkait sistem pengawasan K3 dan langkah evaluasi yang akan dilakukan.

Hal serupa juga terjadi pada Manager Human Resource and General Affairs (HRGA) PT Swabina Gatra, Iksan Khusairi. Hingga berita ini selesai ditulis, belum ada tanggapan terkait kronologi kejadian, kondisi korban, maupun upaya evaluasi perusahaan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru